Cooby

Cooby..our little doggy
Missed u, coobyc..

Cooby..anjing kecil yang riang… Hampir ga bisa bedain sama boneka doogynya adik bontot semasa kecil dulu…Sayang, di usia yang lagi happy-happynya, Cooby yang makan apa saja mesti pergi buat selama-lamanya. Sedih banget denger kabar itu dari Ibu. Ibu bilang, liurnya selalu keluar setelah menelan tali sandal jepit tetangga. Udah diperiksa sama petugas hewan, udah disuntik, tapi dia masih saja seperti itu. Awalnya, saya pikir jangan-jangan ada gejala mau rabies lagi?! Ntar saking sayangnya sama peliaraan, kita malah ga ngeh… Tapi, tanda-tanda lain yang saya bilang ke Ibu ga ditemuin???! Kenapa ya Coobyc?? Tau-tau, udah selang lama Ibu baru ingat ngabari kita-kita kalau Coobyc udah pergi…Ga ada lagi Coobyc jahil yang always ngekorin kita kemana-mana kalau ikatannya dilepas, makan apa saja tanpa pantangan, selalu bikin jengkel si Dogly (anjing piaraan kami yang udah lama, sejak Cooby datang, dia jadi sering jelous, kasian juga…Tapi saya rasa, diapun pasti merasa kehilangan Coobyc). Cooby….Coobyc kecilku yang malang…Tapi, dilain sisi, ga papa dia pergi, daripada sakit-sakitan dan kita ga ada yang ngerti gimana kondisinya sebenernya..Bye-bye Cooby… 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s