Cara Bikin Paspor Biasa 48H Di Kota Padang

Hayooo… Buat para pemula, masih ada ga sih yang belum bisa ngurus paspor sendiri (walaaah, songooong.. 😀 ). Gini nih caranya.

  • Berkas yang harus disiapin, masing-masing 1 lembar:
    • Foto copy KTP yang masih berlaku (depan belakang dalam 1 lembar kertas HVS A4)
    • Foto copy KK (Kartu Keluarga)
    • Foto copy Akte Kelahiran
    • Surat Pernyataan yang ditandatangani diatas materai 6000
    • Surat Izin Wali (Orang tua) yang ditandatangani oleh wali diatas materai 6000
  • 2 berkas yang terakhir diatas bisa dibeli di Koperasi yang terletak samping Kantor Imigrasi.
  • Catatan: Semua data harus sama. Jika ada yang beda, ga bakal diproses!
  • Ada 2 cara pengurusan paspor, yaitu manual dan online.
Permohonan Paspor secara Manual

Ini khusus untuk wilayah Padang (Sumbar) dan sekitarnya; untuk daerah lain, saya kurang tau.. 🙂

  • Datang ke Kantor Imigrasi Padang dari jam 05.00-07.30 WIB untuk mengambil nomor antrian.
  • Langsung menuju Pos Security, berikan pada security yang bertugas sebuah map berisi foto copy KTP, foto copy KK dan foto copy Akte Kelahiran; masing-masing 1 lembar.
  • Terima nomor antrian dan selembar formulir.
  • Tulis nama di buku yang telah disediakan.
  • Isi formulir yang diberikan dan datang kembali sekitar jam 08.00 WIB. Catatan: Jangan sampai terlambat!! Lewat dari 3 nomor antrian, maka antrian kita hangus, harus kembali lagi keesokan Subuh untuk mengambil nomor antrian baru, tentunya jangan lupa membawa map berisi 3 berkas foto copy tersebut. Map dan berkas ini baru, karena yang sebelumnya tidak bisa diminta kembali.
  • Jam 08.00 stanbye di Kantor Imigrasi, letakkan map yang berisi berkas lengkap di meja no. 3 dan tunggu panggilan.

Untuk selanjutnya, saya kurang tau prosedur untuk permohonanan manual, karena beralih ke online 🙂

Permohonan Paspor secara Online
  • Daftar online di http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp pilih Pra Permohonan Personal.
  • Download caranya dan ikuti sesuai petunjuk.
  • Pastikan kita standbye dengan email, karena konfirmasinya dilakukan via email.
  • Download Bukti Pengantar Ke Bank yang dikirim [SPRI] Pendaftaran Paspor Online ke email kita dan print.
  • Pada Bukti Pengantar ke Bank tertulis biaya Rp 355.000,-; tapi kita melakukan setoran sebesar Rp 360.000,- ke Bank BNI, karena Rp 5.000,- dikenakan untuk administrasi Bank.
  • Terima Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi dari Teller dan cantumkan tanda tangan di tempat yang diarahkan.
  • Buka kembali email dari SPRI dan klik Lanjut, masukkan Jurnal Bank yang tertera pada Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi dan pilih jadwal kunjungan.
  • Buka email, download Formulir Surat Perjalanan Republik Indinesia Untuk Warga Negara Indonesia dan print.
  • Datang ke Kantor Imigrasi sesuai dengan waktu yang telah dipilih pada jam 08.00-14.00 WIB. Ini nih keuntungan dari permohonan paspor secara online, kita ga perlu datang Subuh-subuh buat ngambil nomor antrian 😀
  • Bawa berkas yang telah dimasukkan ke dalam map, yaitu: 1 lembar foto copy KTP (depan belakang dalam selembar kertas HVS A4), 1 lembar foto copy KK, 1 lembar foto copy Akte Kelahiran, 1 lembar Surat Pernyataan yang ditandatangani diatas materai 6000 dan 1 lembar Surat Izin Wali (Orang tua) yang ditandatangani oleh wali diatas materai 6000 (2 berkas yang terakhir ini bisa dibeli di Koperasi yang terletak samping Kantor Imigrasi) . Jangan lupa bawa berkas KTP asli, KK asli dan  Akte Kelahiran Asli. Jika tidak, tidak akan diproses sampai kita perlihatkan dokumen asli itu kepada petugas.
  • Letakkan berkas di meja no.2 dan tunggu nama kita dipanggil. Disini kita diwawancara tentang kesesuaian berkas dan tujuan membuat paspor. Setelah itu, map kita dikembalikan dan berkasnya dipindahkan ke map kuning dari Kantor Imigrasi.
  • Kemudian pindah ke meja no.1 setelah dipanggil, sudah ada petugas yang standbye memasukkan data kita ke komputer. Berkas dari meja no.1 akan diopor ke sebuah ruangan dan kita tinggal menunggu nama kita dipanggil untuk mengambil foto, sidik jari dan klarifikasi beberapa data. Serahkan foto copy Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi dan simpan yang aslinya.
  • Kembali 3 hari setelahnya untuk mengambil paspor dan bawa Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi yang asli untuk pengambilan paspor.

Info lebih lanjut bisa dibaca di http://www.imigrasi.go.id/

Advertisements

3 thoughts on “Cara Bikin Paspor Biasa 48H Di Kota Padang

    1. Trims buat kritiknya. Saya masih belajar untuk lebih inovatif. Namun, saya garis bawahi untuk ‘copas’, tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi, bukan ‘copas’. Jika ada informasi yg saya kutip bisa anda lihat sumbernya di referensi. Ditunggu kritik & saran selanjutnya, terima kasih sudah berkunjung..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s