Kuliner Khas Pariaman “Nasi Sek & Aneka Sala”

Nasi Sek is culinary (Indonesian food) from Pariaman, specially in Gandoriah Beach. The cook rice is setting in banana leaf that making like pyramid. We eat it on the cottage without wall near beach, hm.. there is give you a natural atmosphere. You must eat with all varian sea food that are favorit there, like Sala Cumi-cumi (squid), Sala Lauak (fish), Sala Kepiting (crab), Sala Udang (shrimp), etc. You never know before try it. Hm, yummy.. It’s really tasty food 😉

Nasi Sek ini bisa kita nikmati di Pantai Gandoriah, Pariaman, Sumatera Barat. Cerita punya cerita nih, Nasi Sek itu diset dalam bentuk kecil nan unik, dibungkus dengan daun pisang. Udah gitu, yang lebih khas lagi, yang saya cari-cari kalau kesana, Sala Cumi-cumi, sedap bener deh kalau dimakan bareng nasi sek.

Kami survey tempat yang bikin PW /pewe/, disana kita makan dipondokan yang sengaja dibuat dekat bibir pantai, kesannya alami banget. Dapet deh, eh giliran menu datang, ayam goreng/gulai/bumbu, gulai ikan, samba lado, gulai jengki (bahasa keren kita buat jengkol), udang (walaaah…dirumah sambalnya juga udang, pie toh??), telur bulat goreng cabe merah. Sontak kita protes sama si Uniang (panggilan khas Pariaman buat perempuan, kalau yang laki-laki dipanggil Ajo). Ternyata, menunya tergantung cuaca. Jika ada badai, hasil tangkapan yang didapat ga banyak, jadi variasi lauknya memang sedikit, berasa makan di rumah deh jadinya… Eits, gulai jengkol merubah suasana, enak ternyata, sampai kuah-kuahnya ludes!!! 😀

Trus kita beli Sala Lauak (Rp 500,-) yang dijojoin ibu-ibu sekitar sana. Ga lupa saya ambil Sala Kepiting (Rp 5.000,-). Sebelum pulang, kami membeli Sala Lauak dan Sala Udang buat oleh-oleh. Sebenernya semua sama, bahan dasarnya masih sea food, tapi digumuli sama tepung yang udah dikasih bumbu sebelum digoreng, kecuali Sala Lauak.

Sala Lauak punya 2 versi. Versi pertama, setelah dipotong sesuai ukuran yang diperkirakan si penjual, ikan yang masih berbentuk digumuli sama tepung yang udah dikasih bumbu, lalu digoreng. Biasanya, jenis ini sering dijadiin lauk buat nemanin nasi. Kalaupun dicemil, kebanyakan orang sering mencocolnya dengan sambal kemasan atau sambal lado. Yummy deh pokoknya.. Beda banget sama versi yang satunya lagi. Daging ikan yang udah dihancurin diaduk bersama tepung yang udah dikasih bumbu, lalu dibikin bulat-bulat kayak bakso, abis itu baru deh digoreng. Ini biasa dimakan gitu aja buat cemilan 😀

Advertisements

4 thoughts on “Kuliner Khas Pariaman “Nasi Sek & Aneka Sala”

    1. Silahkan.. ☺ Mungkin kepiting yg anda bayangkan itu yg gede seperti yg disoup atau dikasi saus itu ya mb/mas?! Bukan, kepitingnya kecil2, gurih lho… Kalau mb/mas mampir ke Pantai Gandoriah ini, jangan lupa nyebrang ke Pulau Angso Duo ya, dijamin seru!! ☺

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s