Sehari Di Piladang

Welcome to Piladang.. kampung keduanya saya 😀 Kali ini, saya kesini buat bersilaturrahmi  ke tempat enek (nenek), salah satu keharusan setiap kali pulang kampung 😉
Saya berangkat sekitar jam 8 dari Pasar Palembayan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Jarak Pasar Palembayan dengan Piladang itu sendiri sekitar 2 km. Dahulu nih, masyarakat disini jalan kaki, tidak banyak yang berkendaraan, karena akses dari jalan besar cukup rumit; tapi sekarang tidak lagi, perkembangan pembangunan semakin mempermudah segalanya, termasuk sarana-prasarana yang ada 🙂
Saat saya tiba, enek lagi mengukus Lapek Nagosari. Tadinya pakcik minta enek buatin “minum kopi” untuk goro, tapi.. enek merasa tidak sanggup membuat banyak, jadi beliau memutuskan untuk menitipkan sedikit uang melalui Etek Pet (etek ganti panggilan untuk tante di Minangkabau) untuk membeli minum kopi 🙂
Hari ini, ceritanya itu warga yang laki-laki lagi ada kegiatan goro (gotong royong) membersihkan jalan utama Piladang menuju jalan besar (Simpang Piladang). Nah, yang perempuan nih, ikut berpartisipasi buat “minum kopi” alias snack untuk para pemuda dan bapak-bapak yang lagi goro.
Saat saya sampai di rumah Etek Pet, saya melihat beliau begitu asik mengerjakan pinang. Kebetulan banget, saya lagi tidak ada kegiatan, bantuin ahh… eh, ternyata bukan buah pinang, tapi buah tap!! Waaah, makin seru nih, tangan saya udah gatal duluan pengen ikutan 😀
Saya excited bangett… secara baru kali ini ngeliat buah tap atau yang lebih dikenal dengan buah kolang-kaling 🙂 Pada tau kan?! Itu lho buah yang berwarna putih.. biasa dibikinin kolak, campuran es tebak, dll.. 😉 Yang kita beli dipasaran bahkan berwarna-warni, jangan bilang ada diantara kamu yang nggak tau! Peace!! 😀 Ini dia nih, tadaaa…. (baca Buah Tap “Kolang-kaling”).
Sorenya, enek menggoreng pisang raja (pisang rajo). Hayyooo, siapa yang nggak bisa bikin goreng pisang?? Nah, enek selalu praktis nih bahannya, cuma tepung beras, air matang, garam secukupnya dan pisang, wez tinggal goreng di minyak panas 😀 Hmmm, pas banget sama cuaca yang hujan dan dingin.. 😀
Sebelum pulang, saya sempat minta Pakcik ngambilin buah inai, ntar mau saya biakkan di rumah yang di Padang, hihi.. Terus, ngambil beberapa gepok tanaman lidah buaya buat ditanam di rumah, jaga-jaga buat ngobatin bengkak (lebam) 😀
Pokoknya, sehari ini SUPERrrrr!!! 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s