Kuliner & Oleh-oleh Khas Curup

Ada yang bilang kalau Curup tidak memiliki makanan khas, apalagi untuk oleh-oleh. Biasanya yg dijadikan oleh-oleh itu seperti pempek (salah satunya).

Namun, kali kedua saya ke Curup, ketemu seorang penumpang bernama kak Nur, urang awak yg tinggal di Curup; mengatakan makanan khas Curup ada yaitu Lema, sejenis sayuran rebung yang dicincang-cincang dan didiamkan selama 4 hari, kemudian baru dimasak, seperti digulai. Ketika ditanya rasanya seperti apa, tidak ada satupun, bahkan penduduk asli sekalipun, yang bisa menceritakannya. Komentarnya hampir sama, tidak berani mencoba karena aromanya. Mungkin bagi anda yang sudah pernah, bisa sharing ke kita-kita 😉

Kuliner

Bakso Bakar Di Seberang STAIN Curup. Uniknya, bakso bakar ini juga bisa dikombinasi dengan sate biasa (ketupat dan kuah sate seperti di Padang). Saat memesan, ada baiknya kamu request dulu sama Bapak yang jualan, bisa-bisa nangis bombay karena kepedasan 😀 1 porsi Rp 5.000,-.

Oleh-oleh

Oleh-oleh khas Curup, bisa dibeli disini nih… Lokasinya di samping kanan STAIN  Curup. Ada Manisan Terong, Manisan Tomat, Permen Pepaya, Dodol Terong, Dodol Pepaya, Dodol Perenggi, dll deh (ada aneka Kripik juga).

Di Bundaran, ada yang jualan pisang karamel dan oleh-oleh lainnya. Hanya saja, kebanyakan oleh-oleh itu rata-rata lebih cenderung ke makanan Minang (seperti keripik balado, pisang sale, dll). Tapi, pisang sale ada yang beda nih, ada kemasan basahnya, Rp 25.000,-/bungkus. Rasanya kenyal, manis, dengan aroma yang khas.

Advertisements

One thought on “Kuliner & Oleh-oleh Khas Curup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s