Mata Uang

Pengembangan mata uang tidak dapat dipisahkan dari sejarah bangsa Indonesia. Sebelum ada mata uang, untuk memenuhi kebutuhan hidup dilakukan better, yaitu menukarkan barang dengan barang. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan mata uang, pada masa kerajaan-kerajaan di Nusantara pernah dikeluarkan mata uang kerajaan yang terbuat dari logam seperti mata uang dari kerajaan Majapahit, Kerajaan Islam di Aceh, dsb. Kedatangan bangsa asing ke Nusantara juga memperkenalkan mata uangnya. Oleh sebab itu, kita mengenal mata uang VOC, EIC, Portugis, Arab, Jepang, dsb. Hingga akhir penjajahan, kita masih menggunakan mata uang Belanda dan Jepang. Setelah kemerdekaan RI, negara kita mulai menerbitkan mata uang Republik Indonesia (ORI), kemudian masa revolusi juga diterbitkan mata uang, baik uang logam maupun uang kertas.

Pada mata uang tersebut, tertera nilai nominal, tahun dikeluarkan, negara asal dan gambar lainnya seperti gambar pahlawan, orang-orang yang berjasa bagi bangsa ini, kekayaan alam dan budaya bangsa, fauna, flora, dll yang menghiasi permukaan mata uang Republik Indonesia.

Bagi bangsa asing yang mengunjungi daerah ini juga ada yang menyerahkan mata uangnya sebagai kenang-kenangan untuk disimpan di museum, sehingga dapat dilihat oleh masyarakat umum.

Referensi

Semua informasi yang saya posting disini disalin dari berbagai media yang terdapat di Museum Rumah Adat Baanjuang, seperti: informasi tertulis yang disediakan tepat di dekat objek; dengan perubahan seperlunya.

Advertisements

One thought on “Mata Uang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s