Palembayan Berkabut

Cuaca yang begitu dingin dirasakan sedari pagi di Palembayan, bahkan ada fenomena luar biasa di luar rumah, kabut tebal! Banyak yang berasumsi kalau kabut itu masih bagian dari asap akibat kebakaran hutan yang belakangan ini terjadi di beberapa wilayah di Sumatera (Pekanbaru, Jambi, Bengkulu).

Mungkin itu benar atau mungkin saja salah. Faktanya, saat beraktifitas di luar rumah, semisal bepergian ke daerah sekitarnya, kita seperti memasuki awan.. Bedanya, kita malah seperti berada di ruangan AC alami, dingin.. Ada butiran-butiran halus, menyerupai percikan air terjun, menghujani kita dengan hawa yang sangat sejuk. Yah, ternyata ini embun.. embun yang sangat tebal.. Karenanya, salah seorang warga yang berkendara dengan sumbringah mengungkapkan rambutnya sampai memutih oleh embun.

Beberapa orang warga mulai unjuk opini, kemungkinan ini memang embun yang telah bercampur dengan asap. Entah apa kebenarannya.. Yang pasti, semua warga tetap menjalani rutinitas seperti biasa. Bahkan, di Jorong Piladang, saya menemukan warga goro (gotong royong) membersihkan jalan. Bukan hanya karena besok hari rayo gadang (Idul Adha), tapi kegiatan ini memang rutin dilakukan setiap hari rabu dan telah terkoordinir dengan sangat apik. Tak lama selang waktu setelah hujan lebat sekalipun, bapak-bapak tersebut telah bergerak menebas semak hingga pendakian menuju Simpang Piladang.

Fenomena kabut ini mulai berakhir sekitar pukul 11.00 WIB, tepat saat hujan lebat mengguyur Palembayan. Seketika, seperti sebuah trik dalam sulap, pemandangan sekitar langsung menampakkan wajahnya secara ajaib! Setengah jam setelahnya, kita bisa melihat kembali area sekitar dengan sangat jelas, meskipun cuaca masih lembab dan dingin. Hingga saat ini, pukul 12.57 WIB, matahari masih enggan menampakkan dirinya dan udara masih tetap dingin..

Advertisements

4 thoughts on “Palembayan Berkabut

    1. Yg hari ini sepertinya bukan, un.. Memang embunnya yg tebal, karena cuaca jg mendukung (dingin) dan setelah hujan langsung hilang total. Tapi, sekitar 5 hari yg lalu, kabut pekat banget un, terutama di Bukittinggi. Dpt kabar dari teman, katanya ada kebakaran hutan di Batusangkar karena orang membakar hutan untuk dijadikan ladang, pohon pinus ikut terbakar, akhirnya 1 bukit terbakar. Akibatnya, sekolah di Bukittinggi sampai diliburkan, un.. Memang cukup pelik masalah asap karena pembakaran hutan itu sekarang ya, un.. Di t4 uni gimana, apa kena polusi kabut jg?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s