Putu

Putu terbagi 2, ada putu putih dan ada juga putu hijau. Untuk jenis yang putih, terbuat dari ubi kayu parut, kelapa parut dan gula pasir; yang kemudian dibubuhi dengan potongan daun pandan membentuk huruf V. Bentuknya seperti panekuk (pinukuik) dengan alas daun pisang. Berbeda dengan putu hijau, yang berwarna hijau (sepertinya olahan ubi kayu parut yang dicampur dengan pandan) dengan isi kelapa parut dicampur gula tebu (saka tabu) atau gula aren (saka anau). Sementara putu hijau berbentuk silindris.
Di Kota Padang, putu putih bisa dibeli (salah satunya) di Pasar Lubuk Buaya, di lorong gedung kedua bangunan di tengah pasar tersebut. 1 putu Rp 1.000,-. Kita bisa melihat cara pembuatannya langsung, karena ibu penjual membuatnya di tempat. Tapi, ini cuma dijual pada hari pasar saja, yaitu Rabu dan Minggu. Hm, aromanya wangiii….. Ekonomis dan wenak!!

Di Kota Bukittinggi, bisa ditemukan jenis putu putih yang berbeda. Bahan dasarnya hampir sama. Bedanya, putu jenis ini terbuat dari beras ketan (pulut) yang dikombinasi dengan kelapa parut, gula tebu atau gula aren dan potongan daun pandan. Bentuknya menyerupai kue putu ayu dengan cetakan penuh. Kue unik ini dijual di Janjang Gudang Bukittinggi (di tempat penjualan pergedel) seharga Rp 5.000,-/kotak.

Putu hijau, biasanya tempat penjual tidak menetap dan sering dijual oleh bapak-bapak dengan menggunakan sepeda keliling komplek. Ada yang unik dengan putu yang satu ini, kita langsung tahu kalau yang lewat itu adalah jajanan putu dari bunyinya yang mendenging. Bunyi ini berasal dari cerobong uap dari tempat pembuatan putu hijau. Biasanya, 1 potong Rp 500,-; tergantung ukuran putu dan lokasi penjualan. Hmm, wangi dan mantap rasanya.. 😉

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.