Es Cendol (Es Cindua)

Di Bukittinggi, kalau hari mau Jum’atan, shalat Jum’at berjamaah untuk para cowok ke mesjid, mayoritas toko tutup sementara, berkisar dari pukul 12.00-13.00 WIB, salah satunya di kawasan Pasar Atas Bukittinggi. Nah, kebetulan nih, buat Anda yang tidak punya tempat yang akan dituju, sementara masih banyak yang akan dibeli tapi toko tersebut sudah tutup (sementara); tak perlu kuatir, bersantai saja sejenak di depan Mesjid Raya Bukittinggi. Disini tersedia aneka jajanan, seperti: Goreng-gorengan, air tebu, roti bakar dan es cendol (es cindua).
Buat yang milih menu es cendol, langsung saja datang ke gerobak yang ada merek es cendolnya. Selain nyicip minuman segar, kita juga bisa melepas penat sejenak, karena disini disediain kursi buat pembeli. Tak hanya itu, kita bisa by request, ntar bakal ditanyain, mau pake es, buah duren/durian, ketan dan atau emping. Walhasil, 1 porsi penuh itu terdiri dari cendol sagu (cindua sagu), kuah santan yang kemudian ditambah gula tebu (saka), ketan, sebiji buah duren, emping dan es; disajikan di dalam gelas piala berukuran cukup besar. Hm, yummy…. segerrrr… Harganyapun cukup ekonomis, Rp 8.000,-/gelas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s