Toge Goreng

Makanan khas Betawi yang satu ini terbilang unik. “Toge Goreng”, pasti semua orang berpikir “toge goreng? Seperti apa ya?”. Bukan toge goreng seperti yang kita pikirkan, bahan dasarnya tetap toge biasa yang telah direbus terlebih dahulu.

Menurut cerita dari empunya Makanan Khas Betawi ‘Bang Mali’, berdasarkan cerita yang beliau dapat dari kakeknya, dahulu toge itu dibikin dengan diasap, tapi sekarang sudah menggunakan kompor, makanya disebut toge goreng. Nah, unik, kan? 🙂

Kuliner tradisional ini selintas hampir mirip dengan pical/pecel, tapi bener-bener berbeda. Terbuat dari kombinasi bahan-bahan seperti toge rebus, lontong, kuah kacang yang diolah bersama rempah-rempah khusus ditambah tempe/tauco, kecap, sambal (cabe yang diulek), bawang goreng dan kerupuk. Rasanya, hmmm…. maknyus!

Penasaran?! Cus, dicobain.. Seporsi Rp 15.000,-. Bisa ditemukan di wahana kuliner yang terdapat di dalam kawasan Monas, atau mungkin di warung-warung yang menyediakan makanan khas Betawi lainnya.

Advertisements

One thought on “Toge Goreng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s