Tahun Baru Masehi ala Jepang

Biasanya, sebagian besar negara di dunia merayakan tahun baru masehi dengan pesta kembang api, tiup terompet, atau hal lainnya yang identik dengan suasana meriah, bukan? Nah, ini sangat berbeda dengan Jepang. Di negeri sakura ini, tahun baru masehi dilewati dalam suasana yang tenang dan sangat lekat dengan tradisi dan nuansa spiritual.

Ornamen

Ornamen berikut menjadi media perayaan tahun baru masehi ala jepang. Setiap wilayah di jepang memiliki kreasinya sendiri, tergantung kekhasan daerah masing-masing.

Kadomatsu

Ornamen ini terbuat dari kombinasi bambu, jerami, tumbuhan pakis, pinus, bunga, tali jerami, dan lainnya. Bambu tersebut dipotong menyerong dibagian atasnya sehingga membentuk rupa ruas melengkung yang mirip senyum (berarti welcome, penyambutan dengan ramah).

Kadomatsu dibuat dan dipajang secara berpasangan dan diletakkan di pintu masuk rumah atau bangunan lainnya. Kadomatsu laki-laki di sebelah kiri dan perempuan di sebelah kanan. Benda ini sebagai penyambutan kedatangan leluhur dan Kamisama (Tuhannya orang Jepang).

Kagamimochi

Kagamimochi biasanya diletakkan di atas meja sebagai persembahan terhadap sang dewa. Bentuknya variatif, ada yang terdiri dari jeruk manis (mikan), mochi, dan benda lainnya yang disusun meninggi.

Menjelang 00:00

Tradisi Makan Soba

Masyarakat jepang memiliki tradisi makan soba. Meskipun soba ini sama saja dengan soba yang biasa ditemukan di hari biasa, namun untuk tahun baru namanya menjadi toshikoshi soba. Maknanya, dengan memakan mie yang berwarna keabu-abuan ini akan diberikan umur panjang sebagai analogi dari bentuk mie ini yang panjang.

Mie khas jepang ini seperti terbuat dari tepung beras, padahal sebenarnya bukan (meskipun rasanya hampir mirip dengan makanan sejenisnya yang terbuat dari tepung beras).

Menurut sejarahnya, dahulu kala di Jepang, emas merupakan benda yang sangat mahal. Jadi, ketika menemukan koin emas, semua dikumpulkan dan sebagai perayaannya dibuatlah soba yang dimakan bersama-sama.

Berdo’a Ke Kuil & Gong 108x

Kemudian, sekitar pukul 23.45 (waktu setempat), warga pergi ke kuil untuk berdo’a. Selanjutnya, gong kuil dibunyikan sebanyak 108 kali. Disini, setiap individu melakukan perbaikan diri dan memulai tahun baru dengan pribadi yang baru.

1 Januari Di Tahun Baru Masehi

Osechi

Makanan ini terbuat dari aneka seafood dan sayur-sayuran dengan berbagai variasi, seperti: sushi, sashimi,  asinan sayur, dll.

Ucapan

  • 今年はありがとうございました。来年もよろしくお願いします。/kotosyiwa arigatoo gozaimas. rainengmo yorosyiku onegaisyimas/. (Terima kasih untuk tahun ini. Tahun depanpun mohon petunjuknya).
  • おめでとうございます。明日開けます。よろしくお願いします。/omedetoo gozaimas. asyita akemas. yorosyiku onegaisyimas/. (Selamat ya, besok hari baru. Mohon petunjuknya).
  • 開けまして、おめでとうございます。今年も元気で楽しみながら、お仕事や勉強を頑張りましょう。/akemasyite, omedetoo gozaimas. Kotoshi mo gengki de tanosyiminagara, osyigoto ya benkyoo ya wo gambarimasyoo/ (Selamat tahun baru. Tahun inipun dengan senang hati bekerja, belajar dan lainnya. Ayo semangat!).

Gallery

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s