Semua tulisan dari olhachayo

Tentang olhachayo

NoMaD (60% Sanguin + 25% Koleris + 10% Melankolis+ 5% Plegmatis)

Okawara Kogen

Okawara Kogen adalah dataran tinggi di Tokushima dengan ketinggian 1.000 meter lebih. Terletak di wilayah Sanagochi, Distrik Myodo.

Nuansa alam dan modern yang menjadi andalan wisata jepang masih kental, terlihat dari perpaduan antara dataran tinggi hijau yang diwarnai oleh bunga jenis hydrangea (ajisai) dan 15 pancang kipas angin raksasa (turbin angin) yang menakjubkan. Turbin angin ini digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin (di Indonesia dikenal dengan PLTB).

Rekomendasi Waktu

Waktu yang tepat untuk melihat keelokan ini adalah diawal bulan juli, karena pada waktu inilah bunga hydrangea yang didominasi oleh warna biru dan ungu bermekaran.

Akses

Akses ke lokasi yang paling efektif adalah dengan mobil pribadi. Dari Tokushima Station memakan waktu sekitar 1 jam. Bagi yang hobi bersepeda bisa ditempuh sekitar 3-4 jam.

Untuk transportasi umum sangat tidak efisien. Dilansir dari beberapa informasi, dari Tokushima Station ke 中辺停留所 dengan Tokushima Bus (Sanagochi-sen) butuh waktu 3 jam. Lalu, naik taxi sekitar 30 menit hingga lokasi.

Fasilitas & Tempat Nongkrong

Dipertengahan jalan menuju puncak, terdapat TOILET jepang versi jadul. Seterusnya ada bangunan unik bertuliskan 大川原高原ヒルトップハウス yang terlihat seperti tempat penelitian dan rumah kayu berlabel 大川原高原ログハウス yang lebih mirip homestay.

Di pintu masuk gedung 大川原高原ヒルトップハウス ada mise yang menjual kopi, ocha dan lainnya. Di depan mise ada boneka besar menyerupai orang yang masing-masingnya berkalungkan selebaran pengumuman.

Diketinggian sekitar 900 meter ada lapangan luas tempat parkir mobil. Duduk di pinggiran parkiran bisa menikmati hamparan alam luas dan lukisan nyata dari jejeran bukit barisan nan apik. Angin sembriwing perbukitan membuat suasana semakin nyaman.

Bahkan, dari pinggiran parkir yang menghadap jalan ini, dengan melayangkan pandangan ke sisi kiri (area puncak), bisa terlihat sekawanan sapi hitam sedang mencacah rumput atau sekedar bersantai-ria.

Masih di area parkiran, ada mise (warung/cafe) yang menjual es krim yang ada wafelnya. Disini bisa minta air mineral, gratis! Air ini bisa dituang sendiri dari teko yang disediakan pemilik ke gelas bekas es krim masing-masing.

Di depan mise disediakan meja dan bangku yang telah diset seperti di cafe, ini menjadi salah satu tempat nongkrong andalan bagi para pelancong.

Masih satu bangunan dengan mise, disampingnya ada kedai ocha, ruangan yang bertuliskan 大川原高原総合案内所, dan toilet.

Di ruang yang berlabel 大川原高原総合案内 meskipun terlihat biasa dari luar, ternyata jika dibahasaindonesiakan berarti kantor informasi umum Okawara Kogen yang didalamnya lebih terlihat seperti museum mini. Pengunjung boleh melihat-lihat.

Untuk toilet, berbeda dengan toilet sebelumnya, bentuk dan disain toilet disini lebih umum.

Puncak Okawara Kogen

Ketakjuban tak terhenti sampai ketinggian 900 meter saja, jika masih sanggup, pengunjung masih bisa berjalan kaki mendaki jalan beraspal hingga puncak, karena tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan (jalan dipalang).

Di puncak ini, kita bisa berdiri tepat di bawah kincir angin. Dan, tentunya menyaksikan sekawanan sapi yang sudah terlihat dari kejauhan tadi.

Catatan

  • Di beberapa area tersedia bangku taman atau pondokan untuk melepas penat. Hanya saja, bagi pengunjung hati-hati dengan serangga yang mulai berdatangan di musim panas, terutama nyamuk.
  • Mesin penjualan otomatis untuk minuman tidak ditemukan disepanjang jalan menuju puncak, jadi buat pengunjung jangan lupa membawa persediaan minum, apalagi di musim panas.
  • Buat para muslim yang hendak melakukan shalat di lokasi, bisa dikondisikan dimana saja di area yang bersih.

Gallery

Kamus

  • 大川原高原 /ookawara kougen/ Okawara Kogen
  • 佐那河内 /sanagouchi/ Sanagochi
  • アジサイ/ajisai/ Bunga Hydrangea (sepertinya di Indonesia mirip dengan bunga Janda Kembang)
  • 大川原高原ヒルトップハウス | Okawara Kogen Hill Top House
  • 大川原高原ログハウス | Okawara Kogen Log House | Rumah Kayu Okawara Kogen
  • 中辺停留所 /chuuhen teiryuujo/ Middle Side Station
  • PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) = Singkatan yang ada di Indonesia untuk pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga angin.
  • 自動販売機 /jidouhanbaiki/ = Mesin Penjualan Otomatis.
  • 徳島駅 /tokushima eki/ = Tokushima Station (Stasiun Tokushima).
  • 店 /mise/ Warung/kedai.
  • トイレ /toire/| お手洗い/otearai/ = TOILET.
  • 佐那河内線 /sanagouchi-sen/ Jalur Sanagochi.
  • 徳島バス /tokushima basu/ Tokushima Bus.
  • タクシー /takushi/ Taxi.
🏷 Trip with Etikuchan, Hanif & Otousan (12/07/2018)
Iklan

Asinan Timun Ala Jepang

 

Musim panas telah tiba, saatnya musim キュウリ (timun) menyapa Jepang, khususnya Tokushima. Kemana-mana belanja (supermarket, toko sayur, dll.), pasti bakal sering ketemu sama yang namanya kyuri 😁☝🏻

Udah fresh, praktis dan bikin sehat!!🤓

Gimana sih cara bikinnya?!

Gampang kok..

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

Bahan

  • Timun
  • Garam
  • Gula pasir
  • Cabe
  • Cuka
  • Wijen tumbuk

Cara

  • Cuci tangan dengan bersih.
  • Potong timun sesuai keinginan.
  • Bubuhkan garam dan aduk rata, diamkan selama 30 menit.
  • Cuci timun dengan air bersih sampai rasa garam di timun tidak terlalu pekat.
  • Pindahkan timun ke dalam wadah yang bisa ditutup.
  • Tambahkan gula, cabe dan cuka sesuai selera.
  • Shake hingga semua bahan menyatu.
  • Cicipi sesuai atau tidaknya rasa timun dengan selera.
  • Tambahkan wijen tumbuk.
  • Shake/aduk rata.
  • Sajikan atau simpan di kulkas.

Catatan

  • Jenis timun di Jepang sedikit berbeda dengan timun yang ada di Indonesia.
  • Untuk timun dengan ukuran besar, potong dan keluarkan bagian bijinya, karena mengandung banyak air.
  • Untuk hasil maksimal, sebaiknya simpan di dalam kulkas selama 1 hari.
  • Pastikan tangan dalam keadaan bersih saat pengolahan, karena semua bahan dikonsumsi dalam keadaan fresh (tanpa dimasak), resiko terkontaminasi kuman cukup tinggi apalagi ketika diolah dengan tangan yang tidak bersih.
  • Buat yang muslim, hampir semua cuka di jepang terbuat dari bahan non-halal seperti sake atau alkohol; tapi jangan kuatir, bisa beli di gyomu supa yang ada label halal-nya atau pesan di toko-toko online-nya indonesia di jepang.
  • Penggunaan cuka mempengaruhi hasil. Cuka jepang lebih asam, cuka Indonesia & Filipina lebih manis. Cuka jepang rasanya lebih khas dibanding dengan cuka Indonesia/Filipina. Sedangkan dengan cuka Filipina, hasilnya hampir mirip dengan asinan yang sda di Indonesia.
  • Sebagian orang jepang ada juga yang menambahkan minyak wijen sebagai pelengkap.
  • Penggunaan cabe sebaiknya diperhatikan. Biasanya semakin lama rasa pedasnya semakin terasa.
  • Penyimpanan biasanya 3 hari dalam kulkas masih bagus, perhatikan kondisi asinan.

Kamus

  • 🥒キュウリ|kyuuri|Cucumber|Timun.
  • å¡©|しお|shiyo|Salt|Garam
  • 砂糖|さとう|satou|Gula
  • 唐辛子|とうがらし|tougarashi|Cili|Cabe
  • チリ|chiri|Cili|Cabe
  • 酢|す|Vinegar|Cuka
  • ごま|Wijen
  • ごま油|ごまあぶら|goma abura|Minyak wijen
  • 酒|さけ|sake|Tuak
  • アルコール|arukooru|Alcohol|Alkohol

Gallery

Resep Yamazaki san via Ien chan | Tokushima-shi | MasakanTradisional Jepang

Kamus Bahasa Indonesia-Minang (Update 2018)

Prolog: Bahasa Minang (Baso Minang)

Seperti yang kita ketahui, Indonesia kaya akan budaya, salah satunya Minangkabau. Dalam percakapan sehari-hari di Minangkabau (Sumatera Barat) digunakan Bahasa Minang (Baso Minang). Namun, bahasa ini juga sangat beraneka ragam, tergantung daerah masing-masing, seperti pepatah Minang yang mengatakan; “Lain luhak, lain ikannyo” (lain lubuk, lain ikannya) yang berarti: lain daerah, lain bahasanya.

Dewasa ini, Bahasa Minang sudah mengalami banyak adaptasi, terutama dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang menjadi bahasa persatuan NKRI. Selain itu, juga bisa dikarenakan budaya orang Minang yang suka merantau atau penyerapan bahasa-bahasa dari daerah lain yang berasal dari para pendatang. Namun, uniknya Minangkabau, sekalipun merantau dengan sangat jauh dan dikenal sebagai urang awak (sebutan untuk sesama orang Minangkabau atau panggilan untuk orang Padang di wilayah rantau tertentu), bahkan hingga keluar negeri sekalipun, biasanya saat bertemu masih menggunakan Bahasa Minang, walaupun hanya terkesan untuk membuka percakapan saja.

Berikut sebagian kecil Bahasa Minang yang bisa menjadi panduan buat Anda jika sewaktu-waktu ingin berkunjung ke wilayah Minangkabau atau buat sanak (saudara) dirantau yang ingin merecalled (mengingat) kembali bahasa Minang untuk kata-kata tertentu yang mungkin saja sudah lupa karena tidak pernah berinteraksi lagi menggunakannya.

Kata Panggilan/Sapaan (Sapoan)

Abang

Adek / Adik

Anak

Bapak

Bibi

Bibi (paling besar)

Bibi (tengah)

Bibi (paling kebil)

Datuk

Ibu / Bunda

Kakak

Kakek

Kamu / Anda

Laki-laki

Nenek

Nenek buyut

Om

Om (paling besar)

Om (tengah)

Om (paling kecil)

Orang Minang

Pendekar

Perempuan

Perempuan (lajang)

Saudara

Saya

Tante

Uda

Adiak

Paja, anak

Apak, Abak

Mak uwo

Makdang (mak uwo paliang gadan)

Makngah (mak uwo nan tangah)

Makcik, makciak (mak uwo nan paliang kaciak)

Datuak

Bundo, amak, amai, one, mandeh, mande

Uni, uniang (Pariaman), unang

Inyiak, atuak, niniak

Ang, kau, diang (Pasaman), akau, gau, agau

Bujang

Enek

Anduang

Mamak, pak etek

Pak adang, makdang (mamak nan paliang gadang)

Pak angah, makngah (mamak nan tangah)

Pakcik, makciak (mamak nan paliang kaciak),

Urang awak

Pandeka

Padusi

Gadih

Dunsanak, ampuang, sanak

Ambo, awak, aden, waden, denai

Etek

Angka (Angko)

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

20

30

100

1.000

10.000

100.000

1.000.000

¼

½

Satu

Dua

Tiga

Empat

Lima

Enam

Tujuh

Delapan

Sembilan

Sepuluh

Sebelas

Dua belas

Dua puluh

Tiga puluh

Seratus

Saribu

Sepuluh ribu

Seratus ribu

Sajuta

Seperempat

Setengah

Ciek

Duo

Tigo

Ampek

Limo

Anam

Tujuah

Lapan

Sambilan

Sapuluah

Sabaleh

Duo baleh

Duo puluah

Tigo puluah

Saratuih, saratuh (Payakumbuh)

Saribu

Sapuluah ribu

Saratuih ribu

Sajuta

Saparampek

Satangah

Hari (Ari)

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Akaik

Sanayan

Salasa

Rabaa /Raba-a/

Kamih

Jumahaik

Sabtu, pakan (Palembayan)

Keterangan Waktu (Wakatu)

Besok

Hari

Kemaren

Kemaren lusa

Minggu lalu

Nanti

Pukul

Sebentar

Sebentar lagi

Sekarang

Bisuak

Ari

Patang, patang ko, sariano

Patang ciek lai

Minggu nangko

Beko, nancik

Pukua

Sabanta, santa

Sabanta lai/li, cah lai/li,santa lai/li, kutu (lah)

Kini

Anatomi (Badan)

Betis

Bibir

Bulu mata

Dada

Dahi

Hati

Hidung

Ibu Jari

Jari

Jari kelingking

Jari manis

Jari telunjuk

Jari tengah

Jenggot

Kelingking

Kepala

Ketiak

Kulit

Lambung

Leher

Lengan

Limpa

Lutut

Mata

Mulut

Paha

Pantat/ekor

Perut

Pinggul

Punggung

Pusar

Rambut

Tahi lalat

Taring

Telapak kaki

Telunjuk

Telinga

Tengkorak

Tumit

Wajah

Batih

Bibia

Bulu mato

Dado

Kaniang

Ati

Iduang

Ampu

Jari

Kalingkiang

Jari manih

Tunjuak

Jari tangah

Jangguik

Kalingkiang

Kapalo

Katiak /katiyak/

Kulik, jangek

Lambuang

Lihia

Langan

Limpo

Lutuik

Mato

Muluik

Pao /pawo/

Ikua

Paruik

Pinggua

Pungguang

Pusek

Rambuik, abuak

Cilalek

Tariang

Tapak kaki

Tunjuak, talunjuak

Talingo

Tangkurak

Tumik

Muko

Nama Binatang

Anjing

Babi hutan

Belalang

Beruang

Berang-berang

Buaya

Bunglon

Burung

Cacing

Capung

Cicak

Harimau

Ikan

(Ikan) Mujair

Itik

Jerapah

Kalajengking

Kambing

Kancil

Katak/kodok

Kelabang

Kelelawar

Kera

Kerbau

Kucing

Kuda

Kupu-kupu

Laba-laba

Lalat

Lebah

Monyet

Naga

Nyamuk

Rusa

Sapi

Semut

Singa

Ular

Ular naga

Ulat

Ulat kaki seribu

Anjiang

Kandiak

Bilalang

Biruang

Barang

Buayo

Bingkaruang

Buruang

Caciang

Sipatuang

Cacak

Arimau

Ikan

(Ikan) Mujayia

Itiak

Jarapah

Kalajangek

Kambiang

Kancia

Koncek, kangkuang

Kalipasan

Kalelawa, kalalawa

Karo

Kabau

Kuciang

Kudo

Ramo-ramo

Lawah

Langau

Labah, pinyangek

Baruak

Nago

Rangik

Ruso

Bantiang, Jawi

Samuik

Singo

Ula

Ula nago

Ulek

Lintibang

Bama Buah (Namo Buah)

Anggur

Apel

Belimbing

Delima

Jambu biji

Jambu air

Jeruk

Kelapa

Manggis

Markisah

Nenas

Pepaya

Pepaya

Semangka

Sirsak

Tomat

Anggur

Apel

Balimbiang

Dalimo

Piraweh, paraweh

Jambak

Limau

Karambia

Manggih

Marakisah, markisah

Naneh

Batiak (Palembayan), kalikih (Bukittinggi)

Sampelo (Padang), kates (Sawahlunto)

Cumangko

Durian bulando

Tomaik /tomayk/

Warna (Warno)

Merah

Merah hati

Kuning

Putih

Hitam

Hijau              

Biru

Coklat

Orange          

Sirah

Merah ati

Kuniang

Putiah

Itam

Ijau

Ijau, biru

Cokelaik

Oren, oranye

Sayur (Sayua)

Buncis

Daun ubi

Kangkung

Mentimun

Nangka

Pakis

Terong

Buncih

Pucuak ubi

Kangkuang

Antimun

Cubadak

Sayua paku

Taruang

Bumbu/Bahan Masakan

Bawang merah

Bawang putih

Buah pala

Daun kunyit

Daun sup

Jahe

Kemiri

Ketumbar

Kulit manis

Kunyit

Lengkuas

Merica

Pala

Seledri

Serai

Bawang sirah

Bawang putiah

Buah palo

Daun kunyik

Bawang perai

Sipadeh

Cegek, dama

Katumba

Kulik manih

Kunyik

Langkueh

Marica

Palo

Saladari

Sarai

Kalimat Tanya (Kalimaik Tanyo)

Apa

Bagaimana

Berapa

Dimana

Kapan

Siapa

A

Baa

Bara

Dima

Bilo

Sia

Partikel yang sering digunakan

  • Do
  • E
  • Lah
  • Lai / li
  • Go
  • Miang / men / samiang
  • Nyeh
  • No
  • Nah
  • Nyo
  • O
  • Oop
  • Se
  • Tu
  • Yo

A

Abu

Ada

Adat

Aduh

Agama

Agung

Air

Air mata

Air minum

Air terjun

Akar

Alas

Alir

Ambil

Amping

Aneh

Angka

Angkat

Antar

Anting

Api

Aren / enau

Asap

Atap

Atas

Awal

Abu

Ado, lai

Adaik

Onde

Agamo

Aguang

Aia, aie

Aia mati, aie mato

Aia putiah, aia kawa

Aia tajun

Aka

Aleh

Alia

Ambiak

Ampiang

Lain

Angko

Angkek

Anta

Subang

Api

Anau

Asok

Atok

Ateh

Jolong, patamo

B

Bagus

Bahasa

Bahaya

Baik

Baik budi

Baju tanpa lengan

Bakar

Balas

Bambu

Bangkit

Bantal

Bantal guling

Basa-basi

Basi

Batas

Batok (kelapa)

Batuk

Bau

Baut

Bawah

Biar

Biarkan

Biarkan saja

Biji

Bisa

Bisik

Becek

Bedak

Bekal

Bekas

Belah

Belajar

Belakang

Belanja

Beli

Benam

Benang

Benar

Bencana

Bengkak

Bentuk

Berani

Berantem

Beras

Berat

Bercanda

Berdagang

Berdiri

Berfoto

Bergadang

Bergerak

Beri

Berisik

Berseluncur

Bertemu

Berpacaran

Bersih

Berusaha

Bertamu

Bertemu

Besar

Besi

Betul

Biduk

Biji

Bodoh

Bohong

Boleh

Bos

Botol

Bra

Buah

Buang

Buang air besar

Buang air kecil

Bujuk

Buka

Buka puasa

Bukit

Buku

Bulat

Buncit

Bunga

Bungkus

Buru-buru

Busa

Busuk

Ancak

Bahaso, baso

Bahayo, baayo

Elok, segeh, baiak

Elok budi, babudi

Baju katebe

Baka

Baleh

Batuang

Bangkik

Banta

Guliang, banta guliang

Baso-basi

Rasan

Bateh

Tampuruang, sayak

Batuak, kuhua

Baun

Bauik

Baruah, bawah

Bia

Bialah, biaan /biya_an/

Biaan se lah, biaan miang lah

Bijo

Talok (kekuatan), talakik (waktu/kecepatan)

Bisiak

Lanyah

Badak

Minum kopi, jamba

Bakeh

Balah

Baraja

Balakang

Balanjo

Bali

Banam

Banang

Bana

Bala

Bangkak

Bantuak, cando

Bagak

Bacakak

Bareh

Barek

Bagarah

Manggaleh

Tagak

Bakodak, bapoto

Batanggang

Manggarayok

Agiah

Maeboh

Basiluncua

Basobok, batamu

Bacewek

Barasiah, segeh

Barusao /Barusawo/, Batakok (mencari nafkah)

Bekunjuang

Basobok, batamu, basuo

Gadang

Basi

Batua

Biduak

Bijo

Andia, pandia, ongok

Kicuah, caliah

Buliah

Boih

Boto

BH /be-ha/

Buah

Campak-an

Cirik, tacirik

Cicih, pipis, kanciang, takanciang

Umbuak

Bukak

Buko puaso

Bukik

Buku

Bulek

Buncik

Bungo

Bungkuih

Takaja

Busa, ruok

Busuak

C

Cabai, cabe

Cabe rawit

Cahaya

Cakar

Cair

Camat

Campur

Cangkul

Cantik

Capek

Catat

Celaka

Celana

Celana dalam

Celengan

Centil

Cepat

Cerita

Cerdik

Ceret

Cicip

Cinta

Coba

Coklat

Congkel

Lado

Lado kutu

Cahayo

Kakeh, guriah

Caia

Camaik

Campua

Cangkua

Rancak, elok, ancak, kamek

Panek, litak

Cataik /catayk/

Cilako

Sarawa

Sarawa kotok

Kacio /kaciyo/, kaceo /kaceyo/

Jungkek, cantiko, cantiak

Capek, lakeh, bagageh

Carito, cito

Cadiak

Cerek

Cubo

Cinto

Cubo

Cokelaik, cokolaik

Cukia

 D

Daging

Dahulu kala, dahulu sekali

Dapat

Dapur

Datang

Dengan

Dengar

Depan

Derai

Didih

Dinding

Diupahkan

Dosa

Duduk

Dulu

Dagiang

Taisuak, sisuak, zaman baholak, jaman katumba

Dapek

Dapua

Tibo

Jo, samo

Danga

Muko

Darai

Didiah

Dindiang

Disarayoan

Doso

Duduak

Daulu /da-ulu/

E

Emas

Ember

Embun

Emping

Enak

Endapkan

Ameh

Embe

Ambun

Ampiang

Lamak, sero, badaso

Anok_an, anokkan

F

Foto

Fotocopy

Poto, gambar

Potokopi

G

Gabus

Gadis

Gali

Gantung

Garuk

Gasing

Gatal

Gaya

Gelang

Gelar

Gelas

Gempa

Gemuk

Gerendel

Gergaji

Gertak

Gigit

Gila

Goreng

Gores

Gubuk

Gula

Gula aren

Gula merah

Gula merah (dari tebu)

Guling

Guna

Gundar

Gunung                

Gabuih, busa

Gadih

Kali

Gantuang

Gauik

Gasiang

Gata

Lagak, mode

Galang

Gala

Galeh

Gampo

Gapuak

Garende

Garagaji

Garatak

Gigik

Gilo, snewen, ndak sandereh, sakik utak, kanai

Goreng, goreang

Guriah

Gubuak

Gulo

Saka anau

Saka

Saka tabu

Guliang

Guno

Gunda, bros, boroih

Gunuang

H

Habis

Haji

Hambar

Hambat

Hampa

Hampir

Handuk

Hangat

Hanger

Hangus

Hantu

Hanyut

Harap

Hari raya

Harum / wangi

Hati-hati

Hebat

Hela

Hemat

Hempas

Hidup

Hilalang

Hilang

Hilir

Hingga

Hitung

Hujan

Abih

Aji

Amba

Ambek

Ampo, pana

Ampia

Anduak

Angek

Anger

Anguih

Antu

Anyuik

Arok

Ari rayo

Arum

Ati-ati

Ebaik /ebaiyk/

Elo

Imaik

Ampeh

Iduik

Ilalang

Ilang

Ilia, ilie

Inggo, malakik

Ituang

Ujan

I

Iba

Idul Adha

Ikat

Ikat pinggang

Ikat pinggang (dari kain)

Ikat rambut

Ikut

Ilmu

Indah

Ingat

Ingin

Ingus

Ini

Intip

Iris

Iya

Ibo

Ari rayo aji, ari rayo gadang, ari rayo kurban

Kabek, ikek, pauik

Ikek pinggang, kabek pinggang

Kodek

Kabek rambuik, ikek abuak

Sato

Ilimu

Rancak, ancak, elok

Ingek, takana

Nio, nyio

Salemo

Iko

Cigok

Riciah, irih

Iyo

J

Jagung

Jahe

Jahit

Jaja

Jalan-jalan

Janda

Jarum penjahit

Jatuh

Jatuh

Jauh

Jahat

Jalan-jalan

Jelek

Jembatan

Jemput

Jendela

Jenjang

Jerawat

Jijik

Jualan

Juga

Jurang

Jaguang

Sipadeh

Jaik /jayik/

Jojo

Raun-raun, pai main

Jando

Pinjaik

Jatuah, balambin, lareh

Tatilantang, tarambau

Jauah

Jaek /jayek/, jahaik

Malewa, malelong, malala, raun-raun

Buruak

Jambatan

Japuik, jampuik

Jandela

Janjang

Jirawek

Jajok, jagan

Manggaleh

Juo, jo

Lakuak

K

Kabar

Kabel

Kabur (melarikan diri)

Kabur (penglihatan)

Kaca

Kaca mata

Kain sarung

Kali

Kalimat

Kalung

Kamar

Kambuh

Kampung

Kanan

Kangen/rindu

Kantong kresek

Kaos/kaus

Kapal

Karcis

Karet

Kartu

Karung

Kasur

Kata

Kaya

Ke

Kebun

Kecil

Kedai

Kedip

Kejar

Kelapa

Keluar

Kelupas

Kelumun

Kehendak

Kemas

Kembali

Kembang

Kemoceng

Kena

Kencang

Kendur

Kentang

Kentut

Kenyang

Kerak

Keras

Kereta

Kerikil

Kering

Keringat

Kerja

Kertas

Kerupuk

Kerupuk kulit

Kerupuk melinjo

Kipas

Kira

Kiri

Kolam

Kom

Kondangan

Kopiah

Kosong

Kuali

Kuat

Kubur

Kumat

Kumpul

Kunyit

Kurap

Kurang ajar

Kursi

Kurus

Kaba

Kabe

Malucuih

Kabua

Kaco, camin

Kaco mato, reben

Kain saruang

Banda

Kalimaik

Kaluang, lukuah

Biliak

Kambuah

Kampuang

Suok /Suwok/

Taragak

Asoi

Kauih /kawuih/

Kapa

Kuricih

Kajai

Karatu

Karuang/goni/guni

Kasua

Kato, kecek

Kayo

Ka

Kabun, parak

Kaciak, ketek

Kadai

Kijok

Kaja

Karambia

Kalua

Kalupeh

Kalumun

Kandak

Kameh

Baliak

Kambang

Bulu ayam

Kanai

Kancang

Kandua

Kantang

Kantuik

Kanyang

Karak

Kareh

Kareta

Karikia, karikie

Kariang

Paluah, karingek

Karajo

Karateh

Karupuak

Karupuak janget

Karupuak baguak, karupuak ampiang

Kipeh

Sangko

Kida

Tabek

Cumbasuah (kom kecil tempat cuci tangan), embe

Baralek

Kupiah /Kupiyah/

Ampo

Kancah

Kuwaik, talok, kuwek

Kubua

Kumaik /kumayk/

Kumpua

Kunyik

Kurok

Kurang aja

Kurisi, bangku

Kuruih, lesuik, lisuik

L

Lahir

Lalu-lalang

Lama

Lambat

Lampu dinding

Langit

Lanjut

Lapar

Lapuk

Lauk

Laut

Layang-layang

Leher

Lelah

Lemah

Lemari

Lemas/lesu

Lembak

Lembek

Lembut

Lempar

Lengan

Lengkap

Lepas

Lepat

Letih

Lewat

Liar

Lihat

Lilit

Lilitkan (ke pinggang)

Lipat

Lipstik

Lobang

Lolos

Lompat

Loncat

Luas

Lucu

Luluh

Lulus

Lupa

Lumpuh

Lumpur

Lurus

Lusuh

Lahia, laia

Mangalebuik

Lamo

Lambek

Lampu togok

Langik

Taruih

Litak, lapa

Lapuak

Samba

Lauik

Alang-alang

Lihia

Panek

Lamah

Lamari, bofet

Lameh, letoy

Lambok

Lambiak, anjek (nasi)

Lambuik

Ambuangan, lambuik-an

Langan

Langkok

Lapeh

Lapek

Latiah

Lalu, lewat

Lia

Liek /liyek/, caliak

Lilik

Lilik-an, kodek-an

Lipek

Lip, gincu

Lubang

Luluih

Lompek

Loncek

Lapang, luweh

Lawak

Luluah, lintuah

Luluih

Lupo

Lumpuah

Luluak, lunau

Luruih 

Lusuah        

M

Maghrib

Mahal

Makam

Makan bersama

Makasih

Malas

Maling

Mangkuk

Manik-manik

Manis

Manja

Marah

Masa

Masuk

Matang

Mau

Mayat

Memasak

Memasak dengan api kecil

Memasak nasi

(Awalan) Men~

Menangis

Menggelinding

Menghilang

Mampus

Matahari

Mau

Melayat

Melihat

Memancar

Membeli

Membesuk

Menang

Menangis

Menawar

Mendung

Menganga

Mengantuk

Menggeliat

Menggelinding

Meninggal

Menjalar

Menulis

Mentah

Mentang-mentang

Mesin

Mesjid

Mimpi

Minta

Miring

Miskin

Mobil

Muda

Muka

Mudik

Mukena

Mutiara

Mugarik

Maha

Makan

Basalanjuang, makan basamo, makan bajamba

Mokasi

Maleh

Maliang

Mangkuak

Maniak-maniak

Manih, kamek

Manjo

Berang, bangih

Maso

Masuak

Masak

Nio, amuah, namuah, nyio

Mayik

Mamasak, manjarangan

Unyai

Batanak, manjarangan nasi

Man~

Manangih

Manggalindiang, mandorek

Malucuih, mailang

Jangkang, mati

Matoari

Nio, nyio

Manjanguak

Maliek /maliyek/, manyilau, mancaliak

Mamanca

Mambali

Manjanguak

Manang

Manangih, maratok

Maago

Galok

Mangango

Takantuak

Manggaliek

Manggulindiang

Maningga

Manjala

Manulih

Matah

Mantang-mantang

Masin

Musajik

Mimpi

Mintak

Miriang

Bansaik, mularaik, indak bapunyo

Oto

Mudo

Muko

Mudiak

Tilakuang

Mutiaro

N

Naik

Nama

Nangka

Napas

Niat

Niru

Ngorok

Naiak

Namo

Cubadak

Angok

Niaik /niyaik/

Tampian /Tampiyan/

Bakaruah

O

Obat

Ongkos

Orang

Otak

Ubek

Ongkoih

Urang

Utak, banak, aka

P

Panrik

Pacar

Padat

Pagar

Pahala

Pahat

Pahit

Paling

Panas

Pandai / pintar

Panekuk

Pangkal

Parang

Pasar

Pasir

Patuh

Patung

Payah

Payung

Pecah

Pecah belah

Pegang

Pelit

Peluk

Pergi

Petuah

Pematang

Pembohong

Pena

Pendek

Pendekar

Penghapus

Pengumuman

Penjara

Pensil

Penting

Penyakit

Perbaiki

Pergi

Perhitungan

Periuk

Perlu

Permen

Permen karet

Pesan

Pesawat

Pesta adat

Petir

Pilih

Piring

Pistol

Pohon

Preman

Puas

Puasa

Pucat

Pupuk

Pusing

Putus

Pabrik

Cewek

Padek

Paga

Pahalo, paalo

Paek

Paik /payik/

Paliang

Angek, paneh

Santiang, cadiak

Pinukuik

Pangka

Ladiang

Pasa, pakan

Kasiak

Patuah

Patuang

Jariah

Payuang

Pacah

Pacah balah

Pagang, pacik

Pilik

Paguik

Pai

Patuah

Pamatang

Pangicuah, paota, pancaliah

Pena

Singkek (baju), sandek (benda), ateng (badan), pendek

Pandeka

Palupuih, pangapuih

Pangumuman

Pinjaro

Pituluik

Pantiang

Panyakik

Pelok-an

Pai

Paretongan

Pariuak /pariyuak/

Paralu

Gulo-gulo

Gulo-gulo karet

Pasan

Kapa tabang

Baralek

Patuih

Piliah

Piriang, cipia (Palembayan ilia)

Badia

Batang kayu

Pareman

Puweh

Puaso

Pucek

Pupuak

Paniang, pusiang

Putuih

Q

R

Ramai

Rantang

Rapat

Rapi

Ransel

Rasa

Rautan pensil

Rebus

Reda

Rekah

Remot

Rendah

Rendam

Renyah

Resah

Ribut

Rimba

Rindu/kangen

Rok

Ronda

Rumput

Runcing

Rusak

Rusuh

Rami

Sia

Rapek

Segeh

Taih pungguang

Raso

Pirunciang, parunciang

Abuih

Baranti

Rangkah

Remoik /remoyk/

Randah, ateng

Randam

Badaruak, rapuah

Rasah

Ribuik, mamakak

Rimbo

Taragak

Orok

Rundo

Rumpuik

Runciang

Soak, rusak

Rusuah

S

Sabit

Sajadah

Sakit

Sama

Sambal

Sambil

Sambung

Sampah

Sampan

Sandal

Sandal jepit

Sandal kayu

Sangat

Santai

Sapa

Sapi

Sapu tangan

Sarang laba-laba

Sarung

Sayur

Sebentar

Seberang

Sedang

Segan

Sehat

Sekolah

Selamat

Selendang

Selera

Selimut

Semak

Sembuh

Semen

Semena-mena

Sempit

Sempurna

Senang

Sendiri

Sepak

Sepatu

Sepeda motor

Seperti

Seprai

Sesak

Sesuai

Setrika

Shalat

Siang

Silat

Simpan

Simpang

Singkat

Snack /snek/      

Sobek

Sofa

Sombong

Sopan

Suap

Sudah

Sudut

Sujud

Suka

Sulit / susah

Sungai

Sunting

Surat

Surga

Suruh

Susut

Sabik

Lapiak sumbayang

Sakik

Samo, jo

Samba

Sambia

Sambuang

Sarok

Sampan

Tarompa

Tarompa japang

Tangkelek

Bana

Baleha-leha

Sapo

Bantiang, jawi

Deta

Auik lawah

Saruang

Sayua

Sabanta, cacah, icah

Subarang

Sadang

Sagan

Sihaik, segeh

Sakola, sikola

Salamaik

Salendang, tingkuluak

Salero

Salimuik

Samak

Cegak, sambuah

Simin

Lanteh angan

Sampik

Samporono

Sanang

Surang, sorang

Sipak, anju

Sipatu

Onda, kereta

Sarupo, bantuak, mirip, kayak, cando, bak

Aleh kasua

Sasak

Sasuai, suai

Tareka

Sumbayang

Siang, Luhua

Silek

Andok, suruak

Ampang

Singkek

Minum kopi

Cabiak

Sopa

Ongeh

Elok laku

Suok

Alah

Suduik

Sujuik

Suko

Payah, jariah

Batang aia

Suntiang

Surek

Surugo

Suruah

Susuik

T

Tabing

Tabungan

Takbir

Takut

Tali

Tanggal/copot

Tangis

Tanya

Tarwih

Tas

Tawar

Tebak / terka

Tebas

Tebu

Telepon

Telepon genggam

Televisi / TV

Telungkup

Tempat

Tempat tidur

Tenang

Tengah

Tepi laut

Terbakar

Terbang

Terbangun

Tergelincir

Terhempas

Terima

Terima kasih

Terjatuh

Terjatuh

Terkejut

Terkelupas

Terkenal

Terlalu

Termos

Tersinggung

Tertawa

Tertidur

Terus

Tiba

Tidak

Tidur

Tikar

Tinggal

Tingkat

Tongkat

Tua

Tudung

Tuhan

Tulis

Tumbuk

Tumis

Tutup

Tabiang

Kuceyo, kaceyo

Takabia

Takuik

Tali

Tangga, lapeh

Tangih, ratok

Tanyo

Tarawiah

Taih, kampia

Tawa, pada, amba; ago

Takok

Tabeh

Tabu

Talepon

HP /hape/

Tipi

Talungkuik

Tampek

Dipan

Tanang

Tangah

Tapi lauik (taplau)

Tabaka

Tabang

Tasintak, tajago

Tagulincia, takuliciak

Taampeh

Tarimo

Tarimokasi

Tajatuah, tajungkang, tagarubuih,

tajarambauk, tatingadah

Takajuik

Takalupeh

Tanamo

Talalu

Taromoih, taremoih

Tasingguang, tasuruik

Galak

Takalok, talalok

Taruih

Tibo

Indak, indo (Pasaman), ndak

Lalok, tidua, tidue

Lapiak

Tingga

Tingkek

Tungkek

Tuo, gaek

Tuduang

Tuhan

Tulih

Tumbuak

Tumih

Saok /sawok/, tutuik

U

Uang / duit

Uang kecil

Ubi kayu

Ubi rambat

Udara

Untung

Upah

Urat

Urut

Usaha

Pitih, piti.

Pitih kaciak, pitih darai

Ubi

Pelo

Udaro

Untuang, labo

Sarayo, upah

Urek

Uruik, barulak

Usao /usawo/, paadok /pa_adok/, pancarian

V

Ventilasi Bandua

W

Waktu

Wangi

Wudlu

Wakatu

Arum

Uduak

X

Y

 Ya  Yo

Z

Related Link

Update File

 

Tumis Sotong

Bahan

  • Sotong 2 potong
  • Tahu yang sudah digoreng
  • Bawang merah jepang (bawang bombay versi jepang)
  • Bawang putih
  • Cabe jawa (cabe merah gede)
  • Buah pala 1/2 biji
  • Tomat ukuran sedang
  • Merica bubuk
  • Udang kering
  • Parseli kering (kemasan instan)
  • Olive oil
  • Serei 1 batang
  • Daun jeruk 2 helai
  • Air perasan lemon
  • Garam

Persiapan

  • Potong cumi sesuai keinginan. Lumuri dengan sedikit air perasan lemon.
  • Potong tahu berbentuk dadu.
  • Cincang bawang putih dan ebi, pisahkan wadahnya.
  • Potong tomat dan serei dengan ukuran sedang, pisahkan wadahnya.
  • Iris bawang merah dengan ukuran sedang.
  • Potong cabe ukuran kecil.

Cara

  • Panaskan frying pan.
  • Tuang olive oil secukupnya.
  • Tumis bawang merah & bawang putih.
  • Tambahkan cabe, tomat, serei dan daun jeruk.
  • Tambahkan sotong, aduk rata.
  • Tambahkan udang tumbuk/cincang, tahu dan pala.
  • Bubuhkan parseli, merica bubuk dan garam secukupnya.
  • Tunggu hingga matang. Sesekali diaduk merata dan ditutup.
  • Setelah rasanya menyatu, angkat dan sajikan.

Golden Week

Ibarat kata, kalau di Indonesia bakalan marak mudik pas lebaran, natalan, libur panjang dan lainnya; di Jepang, orang-orang akan mudik saat Golden Week. Bahkan, lalu lintas jepang yang terkenal dengan ketertibannya tak bisa mengelakkan yang namanya macet.

Ada apa sih di Golden Week?!

Layaknya Tahun Baru, Golden Week adalah waktu yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat jepang. Selain hari libur yang lebih banyak, pada minggu emas ini juga selalu ada event-event menarik.

Golden Week itu kapan?

Setiap tahun di akhir bulan April hingga minggu pertama bulan May, kalender jepang memiliki tanggal merah yang menjadi hari libur nasional pada tanggal:

  • 29 April Shouwa Day
  • 30 April Shouwa Day (observed)
  • 3 May Constitution Day
  • 4 May Greenery Day
  • 5 May Chidren’s Day

Apalagi bila tanggal tersebut jatuh menjelang akhir pekan plus “hari terjepit”, libur akan semakin panjang.

Ramen Halal Di Osaka

Bagi pecinta kuliner ala jepang, pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ramen. Mie rebus berkuah kaldu ini bisa ditemukan dengan mudah di kota-kota besar di Indonesia. Sehingga para muslim bisa leluasa menyantap hidangan yang sebagian besar sudah berlabel halal ini.

Berbeda jauh dengan ramen di jepang. Bak udon, warung hingga restoran ramen boleh dibilang menjamur, tapi hampir semua tidak bisa dikonsumsi dengan bebas oleh muslim, karena berbahan dasar babi dan turunannya.

Tapi, patah hati karena ga bisa nyicipin ramen halal bisa diobati oleh warung-warung ini 👇

帆のる (Halal Ramen Osaka HONOLU)

  • Alamat:
    • Namba, Osaka 👉 Ramen Honolu (copy via Google Map)
      • 2-5-27 Motomachi, Naniwa-ku, Ōsaka-shi, Ōsaka-fu 556-0016
    • Tokyo
  • Buka pukul:
    • 11:30-14:30
    • 17:30-21:30.
  • Ramen boleh dibawa pulang.
  • Selain ramen, ada menu unggulan lainnya, gyoza a.k.a pangsit.
  • Cara pemesanan
    • Pesan via mesin otomatis.
    • Serahkan struk pada ten-in (penjual).
    • Tunggu dan ambil pesanan.
  • Fasilitas: Toilet & tempat shalat.
  • Gallery:

鶏そばあやむや (Torisoba Ayam-YA)

  • Warung ramen yang satu ini cabang dari Ayam-YA Kyoto
  • Alamat: Namba, Osaka 👉 Ayam Ya Nanba, Osaka (copy via Google Map)
    • 1-10-7 Nipponbashihigashi, Naniwa-ku, Ōsaka-shi, Ōsaka-fu 556-0006
    • Kyoto
  • Buka pukul:
    • 11:30-15:00 (order terakhir pukul 14:30)
    • 17:30-22:00 (order terakhir pukul 21:30)
  • Ramen tidak bisa dibawa pulang.
  • Hanya menu kara age (ayam goreng tepung khas jepang) yang bisa dibawa pulang.
  • Cara pemesanan
    • Pesan via mesin otomatis.
      • Uang kertas yang digunakan hanya Â¥1.000 yang bisa diproses di mesin ini. Uang pecahan Â¥10.000 tidak bisa digunakan, ditukar terlebih dahulu secara manual.
      • Pilih menu, tekan tombol sesuai pesanan. Hanya bisa pesan 1/1.
      • Ambil struk.
      • Untuk pengambilan kembalian tekan tombol dipojok kiri atas.
    • Serahkan struk pada ten-in (penjual).
    • Tunggu dan ambil pesanan.
  • Fasilitas: Toilet & tempat shalat.
  • Semuanya enak, tapi ada beberapa yang recommended:
    • Rekomendasi dari Olha Chayo 👉 スパイシー塩 (spicy salt/pedas asin) Â¥850
    • Rekomendasi dari pelanggan tetap 👉 チキンオーバーライス (Chiken Over Rice) Â¥790
  • Gallery:
🏷 Tabligh Akbar Golden Week 2018 with Tokushima’s family

Golden Week 2018 Di Shinmachi

Semaraknya Golden Weekdi Tokushima berpusat di Shinmachi, khususnya di Shinmachigawamizugiwa Park. Pengunjung bisa menikmati event machiasobi vol.20 dengan berbagai hiburan mulai dari cosplay, konser, outbond, food bazaar (bazar makanan) dan aneka atraksi panggung lainnya.

Agenda

Acara berlangsung dari tanggal 4-6 May. Pada hari terakhir (6 May) hanya sampai pukul 15:30 waktu setempat.

Cosplay

Bagi pecinta anime pastinya tak kan mau ketinggalan yang satu ini 👉 cosplay (costume play). Apalagi di Indonesia sangat terkenal komik (manga), kartun (cartoon/anime) dan game jepang. Boleh dibilang ajangnya para hantu anime dah.. 😆

Hanya saja, meskipun banyak tokoh-tokoh anime yang menarik, seperti: Sailor Moon, Samurai, Captain Jack Sparrow, Rozen Maiden Suiseiseki, dll.; bukan berarti bebas jepret sana-sini, tetep kudu minta ijin sama cosplayer-nya dulu.. Maklum, orang jepang kan privasi banget, biasanya mereka tidak suka difoto apalagi dishare di sosial media tanpa ijin ☝🏻

Sebagian besar cosplayers mau difoto saja dan menolak untuk divideo. Dan, pengunjung bisa ngerasain aura para cosplayers yang totalitas abiiis!! Mereka memperagakan diri sesuai dengan tokoh yang diadopsinya, mulai dari kostum, perangkat yang digunakan, mimik wajah sampai ke kebiasaan (seperti tokoh samurai yang ngomongnya bak balik ke jaman baholaknya jepang). Seru!!

Outbond

Di hari terakhir, ada outbond yang tak kalah seru dan hanya sampai siang. Tikar jerami yang panjangnya sekitar 5 meter dibentang di atas air Shinmachigawa. Peserta menyeberangi karpet jerami. Tak banyak yang nyemplung ke sungai. Tapi jangan kuatir, peserta telah dilengkapi pelampung dan segera dijemput oleh kapal voluntir acara.

Bazar Makanan

Bukan hanya penggila anime yang sengaja datang kesini, pecinta kuliner juga pada berduyun-duyun nih. Kenapa enggak, aneka kuliner siap menyapa pengunjungnya. Salah satunya, Kebab Halal yang disajiin langsung oleh owner-nya. Ada es krim turki lengkap dengan atraksinya ¥400. Jadi, yang muslim juga bisa nimbrung di acara ini.

Akhir Golden Week di Shinmachi

Meskipun acara seperti cosplay, outbond dan bazar berakhir pada pukul 15:30, di tengah cuaca yang kurang bersahabatpun masih tersisa konser di 2 titik bagian taman. Penonton tampak antusias mengikuti perform dari penyanyi dan band jepang tersebut.

Namun, di salah satu badan taman yang berpanggung di sisi sungai, terang-terangan diberi pengumuman tidak boleh menggunakan kamera. Terlihat seorang voluntir mondar-mandir bak pembawa papan pengganti ronde olahraga tinju memperagakan beberapa gambar (salah satunya kamera) yang disilang.

Gallery

Related Link

Recomended Link

Berlayar ala Shinmachi River

In Shinmachi River we can catch the river cruise (Hyotanjima tour boat) for only ¥200/person.

Tombori River Cruise & Hyotanjima Cruise

Bagi yang pernah melancong ke Namba (pusat perbelanjaan terbesar di Osaka), pastinya sudah tidak asing lagi dengan Tombori River Cruise (itu lhoo boat yang sering lalu lalang di sungai depan Patung Glico landmark-nya Osaka 😁☝🏻).

Ternyata, boat ini tak hanya ada di Osaka, tapi juga di Tokushima, namanya Hyotanjima Cruise atau Hyotanjima Tour Boat. Pengunjung bakal dibawa berkeliling dan dipandu oleh seorang pramuwisata yang tak hanya ramah tapi juga kocak!

Perjalanan pulang-pergi ini memakan waktu sekitar 30 menit. Selama perjalanan, pengunjung bisa menikmati keelokan jantung Kota Tokushima sekaligus mengenal beberapa hal tentang Tokushima (dijelaskan dalam bahasa jepang).

Trip ini melewati Tokushima University (kampus Josanjima), AEON Mall, kantor pemerintahan Tokushima, Tokushima Central Park (area hanami-an di musim sakura yang didalamnya ada museum Tokushima Castle), dan sebagainya.

Bajet

Tiketpun tergolong ekonomis, hanya dengan merogoh kocek ¥200 (dewasa) dan ¥100 (anak-anak), pengunjung bisa merasakan serunya berlayar ala Shinmachi River.

Akses

Hyotanjima Cruise berlokasi di area Shinmachigawamizugiwa Park, Shinmachi. Aksespun sangat praktis, hanya dengan berjalan kaki sekitar 5 menit dari Awa Odori Kaikan atau sekitar 10-15 menit dari Tokushima Station.

Gallery

Rekomendasi Link

Catatan

Bagi yang pertama kali menaiki cruise atau boat di jepang, nanti jangan heran, kaget, atau bahkan keGR-an yak, coz bakal nemuin orang-orang yang sama sekali tidak dikenal tapi malah melambaikan tangannya dari mana-mana dan kitapun yang lagi naik boat juga bebas lho melambaikan tangan seolah menyapa mereka yang sedang menikmati suasana sekitar.

Kamus

  • 新町川水際公園 /shinmachigawamizugiwa kouen/ = Shinmachigawamizugiwa Park (Taman Shinmachigawamizugiwa)
  • 徳島市 /tokushima-shi/ = Tokushima City (Kota Tokushima)
  • 新町川 /shinmachi gawa/ = Shinmachi River (Sungai Shinmachi) | Batang aia Shinmachi
  • PP = Pulang-pergi
  • Coz = Karena
  • GR /ge-er/ = Singkatan dari Gede Rasa, merasa diperhatikan

Kesan

Ada hal lain yang menarik yang bisa kita pelajari sambil menikmati pelayaran ini, tentunya tentang perlakuan masyarakat jepang terhadap alam, sebuah kombinasi antara nuansa modern dan alami.

Di sepanjang aliran sungai, bebas berkeliaran bebek-bebek nan unyu-unyu, burung putih khas pantai yang jika di Indonesia hanya bisa dilihat di kebun binatang, penyu dan berbagai jenis ikan yang berenang bebas di sungai-sungai tersebut. Padahal, tidak ada plang ataupun berbagai peringatan seperti “DILARANG MEMANCING” atau “DILARANG MENGGANGGU SATWA DI AREA INI”.

Tak hanya itu, sungainya juga bersih.. Meskipun tempat sampahnya hanya ada dititik tertentu bagian taman saja dan juga tak ada peringatan “BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA” atau “JANGAN BUANG SAMPAH KE SUNGAI”.

Ngebolang ke Shinmachigawamizugiwa Park

Shinmachigawamizugiwa Park terletak di jantung kota Tokushima, diantara Awa Odori Kaikan dan Tokushima Station.

Kombinasi alam bergaya modern ini cocok banget untuk tempat refreshing, sekedar melepas penat, atau bahkan piknik bareng keluarga.

Pengunjung disuguhkan pemandangan Sungai Shinmachi nan adem. Sentuhan alam makin kental dengan adanya merpati dan bebek-bebek yang ikut menikmati asrinya suasana taman.

Sesekali melambaikan tangan menyapa mereka yang sedang menikmati Hyotanjima Cruise melintasi Shinmachigawa. Atau, menonton mereka yang sedang berlatih olahraga air, tampak menyenangkan dari bangku taman.

Pada musim semi, meskipun pohon sakura tidak terlalu banyak, tapi tempat ini tetap memiliki daya tarik tersendiri untuk hanami-an.

Akses

Akses ke lokasi sangat praktis, hanya dengan berjalan kaki sekitar 5 menit dari Awa Odori Kaikan atau sekitar 10-15 menit dari Tokushima Station.

Event

Shinmachigawamizugiwa Park berdampingan dengan Shinmachi River yang bisa diseberangi dengan Shinmachi Bridge. Tiga area ini sering dijadikan lokasi event-event tertentu, salah satunya yang paling terkenal adalah Festival Awa Odori yang berlangsung setiap tahunnya di musim panas, biasanya pada tanggal 12 s/d 15 Agustus.

Di hari tertentu, terutama pada hari libur, ada event lain seperti bazar makanan, konser band, dll.

Fasilitas

Taman yang bersih dan sangat fungsional ini juga memiliki fasilitas umum, seperti: tempat duduk, toilet, panggung, dll.

Hyotanjima Cruise

Ini salah satu favorit pengunjung nih.. Sama seperti Tombori River Cruise yang menjadi wahana berlayar ala Sungai Tombori di Osaka.

Berlayar ala Shinmachigawa ini bakal dipandu pramuwisata yang tak hanya ramah tapi juga kocak! Tiket kapal ¥200 (dewasa) dan ¥100 (anak-anak). Lama perjalanan PP sekitar 30 menit melewati Tokushima University (kampus Josanjima), AEON Mall, kantor pemerintahan Tokushima, Tokushima Central Park (area hanami-an di musim sakura yang didalamnya ada museum Tokushima Castle).

Kamus

  • 新町川水際公園 /shinmachigawamizugiwa kouen/ = Shinmachigawamizugiwa Park (Taman Shinmachigawamizugiwa)
  • 徳島市 /tokushima-shi/ = Tokushima City (Kota Tokushima)
  • 新町川 /shinmachi gawa/ = Shinmachi River (Sungai Shinmachi) | Batang aia Shinmachi
  • 新町橋 /shinmachibashi/ = Shinmachi Bridge (Jembatan Shinmachi) | Jambatan Shinmachi
  • PP = Pulang-pergi

Rekomendasi Link

Gallery

Randang Paku

Randang Paku, lamak bana..

Sayua paku (bahasa minang) dalam bahasa indonesia berarti sayur pakis. Di Jepang, dikenal dengan わらび (warabi).

Randang paku (rendang pakis) adalah salah satu kuliner dari alam Minangkabau, Sumatera Barat. Sayangnya, masakan yang nikmat ini jarang ditemukan di rumah makan padang, berbeda dengan hidangan sejenis (sama-sama terbuat dari sayur pakis) dan lebih populer, yaitu gulai paku a.k.a gulai pakis yang sering dipakai untuk kuah lontong.

Randang paku berasal dari gulai paku yang diunyai (dimasak dengan api kecil dan cukup memakan waktu lama, harus sering diaduk merata agar tidak gosong sebagian).

Randang paku a.k.a rendang pakis is one of deliciuos traditional culinary from Minangkabau, West Sumatra.

ランダンパク というのはインドネシアの西スマトラのトラディショナル食べ物です。めっちゃ美味しいですよ。

Gallery

Pangsit

Malam ini teman Vietnam saya menjamu kami dengan 餃子 (gyoza) versinya. Makanan yang berasal dari Cina ini bisa ditemukan diberbagai negara dengan aneka bentuk dan versinya masing-masing yang katanya lebih familiar dengan nama wandon.

Di jepang, dikenal dengan 餃子 (gyoza), cara makannya berbeda dengan negara asalnya. Begitupun dengan indonesia yang menjadi salah satu makanan favorit dan dikenal dengan nama pangsit yang biasa dikombinasikan dengan bakso, somai, dll.

Sebenarnya seperti yang sudah kita kenal, isi pangsit itu bermacam-macam, mulai dari daging, udang, sayur-sayuran, dll. Tapi, kali ini yang dibikin oleh teman saya adalah versi sayur-sayuran. Sehat dan enak banget!!!👍👍 Rekomendasi buat para vegetarian 🙂

Gallery

  • Instagram: #jejaklangkaho @olha_chayo 👉 Gyoza

Katapang

Katapang (堅パン) adalah sejenis kue kering yang bersejarah di jepang. Dahulu kala, di jaman perang (戦争), para prajurit (兵隊者) membawa kue ini sebagai bekal.

Katapang terbuat dari tepung gandum yang kemudian diolah dan dikeringkan. Terlihat dari strukturnya yang keras.

Saat pertama kali memakan katapang, jangan langsung dikunyah, dilumat dulu sampai gurih. Rasanya seperti kue beras dan tidak manis sekalipun dilapisi karamel (gula).

Bagi yang tinggal atau melancong ke Perfektur Kagawa (香川県) bisa menjadikan katapang sebagai salah satu referensi oleh-oleh.

Tabehodai

Bagi pecinta kuliner, pasti sudah tidak asing lagi dengan tabehodai. Istilah ini diadopsi dari bahasa jepang 食べ放題 /tabehoudai/ yang berarti all you can eat (makan sepuasnya).

Tapi, bagi yang belum pernah atau baru kali ini mendengar istilah tabehodai, jangan dikira bisa makan seenaknya, apalagi gratis. Maksudnya, kita makan sesuai dengan paket yang diambil dengan harga dan waktu yang sudah ditentukan.

Tabehodai paling umum digunakan untuk yakiniku (daging bakar) di berbagai restoran/cafe di jepang. Meskipun begitu, tabehodai juga sering dipakai untuk buah-buahan (seperti: stroberi) atau event kuliner lainnya (seperti: bazar makanan halal).

Gallery

Related Link

Sakura in Tokushima (2017~2018)

Gallery 2017

Gallery 2018

Bikin Udon Di Kotanya Udon

Buat pecinta kuliner, khususnya yang bercita rasa jepang, pastinya sudah tidak asing lagi dengan udon. Mie ukuran gede ini merupakan makanan tradisional jepang yang berasal dari Perfektur Kagawa.

Ngomong-ngomong tentang Kagawa-ken, jalan-jalan kesini tidak hanya bisa membeli oleh-oleh udon saja, tetapi juga bisa belajar langsung dari ahlinya. Ada sekolah tempat pembuatan udon yang terkenal di Takamatsu-shi, namanya Nakano Udon School.

Bajet

Untuk mengikuti kursus singkat ini, pendaftaran dilakukan dengan buat janji terlebih dahulu (pemesanan sebelum hari H), dari pukul 9:00-15:00 via telfon (lihat di website resmi).

  • 2-14 pendaftar Â¥1.500/orang
  • 15-500 pendaftar Â¥1.300/orang

Pembayaran bisa dilakukan langsung di kasir, termasuk pembuatan sertifikat (bisa request dalam bahasa jepang atau bahasa inggris). Lalu pengunjung diberikan lembaran informasi berikut tata cara pembuatan udon dalam bahasa jepang; buat pengunjung asing tersedia dalam bahasa inggris.

Akses

Dari Tokushima Station dengan menggunakan mobil pribadi menempuh waktu sekitar 1 jam. (Bagi yang tidak membawa mobil tapi sudah punya SIM bisa rental mobil seperti di aplikasi Rakuten).

Sanuki-udon ala Nakano Udon School

  • Kursus berlangsung selama 40-60 menit
  • Pengunjung diminta memasuki kelas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
  • Saat memasuki kelas, pengunjung diminta menaruh barang (kecuali benda berharga atau yang dibutuhkan seperti HP, boleh dibawa) di tempat yang telah disediakan.
  • Mengikuti karyawan ke lokasi pembuatan (ada meja dan kursi memanjang, sepertinya dikondisikan sesuai jumlah peserta).
  • Di atas meja telah disediakan celemek (apron), papan persegi dengan bidang datar, pisau ukuran sedang, tepung dalam wadah tertutup khas jepang, satu set kemasan udon yang telah diberi nama peserta berisi adonan udon lengkap dengan bumbu dan juga oshibori, gilingan dari kayu.
  • Mengikuti arahan sensei.
  • Duduk berhadapan berpasangan.
  • Memakai celemek.
  • Sesi I:
    • Belajar menggiling adonan udon dengan tekhnik khusus.
    • Belajar memotong udon, menaburkan tepung agar tidak lengket selama penyimpanan.
    • Pengunjung diberi kesempatan berfoto-ria ataupun mengambil video (sampai-sampai tempat ini menyediakan label dalam bentuk rol kayu bertuliskan nama tempat kursus)
    • Hasil akhir ditaruh ke dalam set udon (yang diterima sebelumnya) dan diserahkan pada staf.
  • Sesi II:
    • Belajar membuat adonan udon.
    • Peserta dikasih sarung tangan plastik. Ditemani dengan alunan musik jepang nan ceria, peserta menyemangati pasangannya dengan giring-giring (seru!)
    • Diawali dengan pencampuran tepung gandum dengan air (bahkan pengaturan airpun disetiap musim beda-beda, lho..)
    • Nah, itu masih versi aduk-mengaduk di meja, saling bergantian. Siapa sangka, pada saat staf/sensei menyediakan tikar jerami (tatami), ternyata bikin udon itu diinjak-injak euy!! (Hayo lho buat pecinta udon 😆👍👍). Ini tak kalah seru dari sebelumnya. Peserta yang menginjak-injak udon disemangati oleh pasangannya/peserta lain dengan giring-giring sambil menikmati musik jepang nan kekinian.
  • Di akhir sesi, dilakukan penyerahan sertifikat pada 3 orang terpilih (mirip seperti penyerahan sertifikat di Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway).
  • Selesai kursus, peserta dikasih bingkisan berupa lukisan jepang yang bagian bingkainya bisa dilepas dan dijadikan gilingan, udon dan adonan udon yang telah dibikin sendiri. Lalu, peserta juga diberi kesempatan untuk berfoto-ria.

Fasilitas

Disini disediakan latar (background) cukup besar bertuliskan kaligrafi kanji Nakano Udon School dilengkapi dengan bangku ukuran sedang. Fasilitas lainnya yang sangat umum adalah toilet.

Lainnya

Di lokasi ini tidak hanya serba udon, tapi juga ada aneka omiyage khas Kagawa-ken dan daerah lainnya di Shikoku, mulai dari cemilan hingga cenderamata. Ada es krim enak seharga ¥300! Selain itu, juga ada penggilingan tepung, tradisional banget.. (sepertinya tidak hanya dipajang, tapi juga dijual..)

Kamus

  • うどん /udon/ = Mie tebal khas jepang
  • 中野うどん学校 /nakano udon gakkou/ = Nakano Udon Schoo | Sekolah Pembuatan Udon | Sakola Buek Udon
  • 香川県 /kagawa-ken/ = Kagawa Prefecture | Perfektur Kagawa
  • 高松市 /takamatsu-shi/ = Kota Takamatsu, bagian dari Perfektur Kagawa
  • おみやげ /omiyage/ = Oleh-oleh / Cenderamata
  • おしぼり /oshibori/ = Lap tangan ala jepang yang berbentuk handuk basah (hangat/dingin)
  • 畳 /tatami/ = Tikar jerami khas jepang
  • アプロン /apuron/ = Apron (celemek)
  • Giring-giring | Giriang-giriang = Salah satu alat musik yang kalau di Indonesia sering dipake di TK (Taman Kanak-kanak)

Related Link

Rekomendasi Link

Gallery

🏷 Reunion with Hiro san