Category Archives: Aquarium

Art Aquarium (アートアクアリウム)

Event ini diadakan dalam rangka HUT (Hari Ulang Tahun) Art Aquarium yang ke-10. Sebuah maha karya yang luar biasa ini diprakarsai oleh seorang seniman Jepang bernama Hidetomo Kimura. Beliau orang pertama yang mampu mengombinasikan seni, design dan interior ke dalam dunia kerjanya (akuarium) melalui pengalaman yang kaya dan pengetahuan tekhnologi tinggi.

Memasuki ruangan pertama, dalam nuansa nan eksotis, aneka ikan ditempatkan di dalam akuarium dengan aneka desain. Tidak hanya itu, selain keindahan berbagai ikan hias juga disuguhkan ornamen-ornamen unik yang sangat tepat. Salah satu akuarium yang paling menarik disini adalah akuarium berbentuk globe (ada peta Indonesia juga) yang setengah bagiannya dibuat buram (blur).

Lanjut ke ruang selanjutnya, berjalan menelusuri lorong dengan lebar sekitar 1 meteran. Disini tidak kalah menakjubkan! Di tengah-tengah jalan dibuat akuarium mini dengan ikan-ikan hias unik dan juga ornamen yang sangat menarik. Kemudian, di lorong berikutnya, disisi dinding kanan dan kiri dirancang dengan sangat apik akuarium dinding.

Diruang kedua, akuarium yang paling menarik ada 2, bentuk piramid dan beberapa segi. Dalam akuarium piramid, terdapat beberapa bulatan kaca yang menonjol. Jika dilihat sekilas akan tampak buram, tapi jika dilihat melalui bulatan kaca, akan terlihat sangat jelas dan ikan yang paling disorot adalah nemo.

Beranjak ke ruang utama, mata pengunjung dimanjakan dengan segala kombinasi nan megah. Ada beberapa akuarium disusun beberapa tingkat dan diatasnya bergelantung tirai lampu nan indah. Sementara di sisi yang berbeda, terdapat jenjang dengan berbagai jenis akuarium. Pada bagian puncaknya berdiri akuarium raksasa yang paling menakjubkan diantara akuarium lainnya. Sementara di bagian atas dindingnya, disusun dengan sangat rapi lampion-lampion bergambarkan lukisan ikan. Musik yang disuguhkan juga sangat pas dengan tata lampu.

Di bagian pintu keluar, berbagai cenderamata bisa dibeli sebagai omiyage (oleh-oleh). Harga mulai dari ¥200-an. Jenisnya variatif, seperti: boneka, mainan hp, kipas, dll.

Art Aquarium diselenggarakan sejak tanggal 6 Juli hingga 5 September nanti di lantai dasar Dojima River Forum, Fukushima, Fukushima-ku, Osaka. Biaya tiket pelajar SMP hingga dewasa ¥1.000, anak-anak umur 4 tahun hingga SD ¥600, dan gratis untuk anak-anak berusia 3 tahun ke bawah.

Art Aquarium buka dari Minggu-Jum’at, pukul 11.00-21.00 dengan jam masuk terakhir pukul 20.30 (waktu Osaka). Pada hari tertentu, seperti: 17 Juli (Minggu), 11-14 Agustus (Kamis-Sabtu), buka dari pukul 11.00-23.00 dengan jam masuk terakhir pukul 22.30 (waktu Osaka).

Antrian pembelian tiket ataupun masuk akan sangat ramai pada akhir pekan. Namun, strategi dari penyelenggara sudah sangat terkoordinir. Jadi, bila pengunjung mengalami overload, tetap bisa masuk dengan pembagian jam masuk selang 15 menit per sekian kapasitas.

Akses ke lokasi sangat praktis dengan menggunakan chikatetsu (kereta api bawah tanah). Pada akhir pekan dan hari libur nasional Jepang, lebih irit dengan membeli one day pass seharga ¥600 (enam ratus yen, atau jika dirupiahkan sekitar Rp 60.000,-) via mesin otomatis.

Dengan Subway Midosuji Line turun di Stasiun Daikokucho (M21). Kemudian, transit ke Yotsubashi Line, Stasiun Daidokucho (Y16). Turun di Stasiun keempat, yaitu Stasiun Higobashi (Y12). Dari stasiun berjalan ke arah kanan melewati 2 jembatan, belok ke kiri menyusuri sungai Dojimagawa. Jarak yang ditempuh sekitar 1.1 km, gedung dengan tulisan Dojima River Forum dibagian atas atapnya terletak di sisi kanan jalan.

Gallery

Recommended

Referensi

  • Pamflet Art Aquarium dari KKC, 27 Agustus 2016.
  • Berbagai media dari event Art Aquarium.

Lain-lain

  • Dokumentasi diambil dari koleksi foto Maria san.
Advertisements

Umbul Ponggok

Buat yang lagi di Klaten dan mencari tempat berenang, kudu mampir ke destinasi yang satu ini, unik bin unik 😉 Kolamnya cukup luas dan menyerupai akuarium, ada ikan-ikannya juga lho.. Nah, saat menyelam, bakal ketemu hiasan seperti bajaj /bajai/.

Diluar insert masuk, kita juga dikenakan biaya jika meminjam alat seperti: pelampung Rp 13.000,-, kacamata plus alat bantu nafas Rp 7.000,- dan kaki katak Rp 7.000,-.

Info ini dishare oleh Iqbal pada 28 Februari 2016. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa searching via online 🙂

Terapi Ikan Gurra Fura

Mungkin belum banyak yang mengenal ikan garra fura, bukan? Nah, ikan asal Turki ini mirip anak ikan lele, cuma warnanya lebih cerah dan ukuran yang paling besar hanya beberapa cm (centimeter) dari yang kecil.

Ikan ini memiliki efek terapi melalui sistem persyarafan. Gigitannya seperti gelombang vibra yang dapat melancarkan peredaran darah, mengobati asam urat, mengurangi tekanan darah tinggi, menghilangkan stres, menyembuhkan kesemutan pada kaki dan susah tidur. Tak hanya itu, gigitannya mampu mengikis toksin atau endapan toksin yang berada di telapak kaki jika dilakukan secara rutin 4x dalam seminggu. Sensasi relaksasi alaminya akan mestimulasi titik akupuntur sehingga membuat rasa nyaman dan rileks. Selain itu, ikan ini juga dapat menyembuhkan penyakit kulit dengan memakan sel-sel kulit mati atau kering, merangsang pertumbuhan sel kulit baru dan menghaluskan kulit.

Bagi yang tertarik memiliki ikan terapis ini sudah bisa memesannya di Indonesia, karena mulai dibiakkan di daerah Bogor. Kabarnya, minggu depan akan naik menjadi Rp 10.000,-/ekor, setengah harga dari minggu ini (Rp 5.000,-). Bahkan, Dunia Aquarium-pun berencana menambah koleksinya, karena saat ini ikan garra fura meraih banyak peminat.

Nah, pemilik aquarium mulai mengeluarkan kebijakan: Tidak boleh memasukkan tangan ke dalam aquarium. Kenapa begitu?? Ini ada latar belakangnya. Sebelumnya, pengunjung yang mulai banyak berdatangan, terutama anak-anak, dibiarkan leluasa berekspresi sesukanya, termasuk memasuk-masukkan tangan ke aquarium; namun, ternyata, ikan-ikan yang notabennya steril (bahkan air yang digunakanpun adalah air galon) ini mulai banyak yang mati, karena terkontaminasi oleh banyak kuman yang diserapnya. Ini membuat pemilik menyiasati cara melalui prosedur pengunjung.

Prosedur tersebut berawal dari ketika kita memasuki Dunia Aquarium, kita diminta mencuci kaki terlebih dahulu, tersedia air di depan pintu masuk. Lalu, kaki di lap dengan handuk yang telah disediakan. Kemudian, baru disilahkan menuju kolam yang terbuat dari kaca dan diberi bangku tanpa sandaran yang saling berhadapan. Disana terlihat banyak ikan garra fura bermain kian kemari, desain kolam ini sangat mirip dengan aquarium yang biasa dipajang di rumah-rumah, hanya saja ukurannya seperti kolam. Selanjutnya, masukkan kaki ke kolam dan nikmati efek terapinya selama 20 menit 😉 Enak banget… awalnya memang sedikit geli tapi lama kelamaan mulai terbiasa dan rasanya nyaman..

Di kota-kota besar, terapi ini dilakukan pada seluruh tubuh dengan sebelumnya pengunjung diminta mandi terlebih dahulu. Namun, karena keterbatasan fasilitas, Dunia Aquarium memilih hanya kaki saja yang bisa diterapi; berhubung di kaki, terutama telapak kaki, memiliki sistem persyarafan yang kompleks.

Seluruh informasi ini didapat dari Dunia Aquarium Bukittinggi. Berminat?! Silahkan berkunjung… 😉

Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan / Benteng Fort De Kock Bukittinggi.

Objek wisata yang kompleks ini terletak di wilayah Pasar Atas, tidak sampai 1 km dari landmark Kota Bukittinggi (Jam Gadang) dan tidak terlalu jauh dari Masjid Raya Bukittinggi. Akses kesini bisa dengan kendaraan atau sekedar berjalan kaki. Tidak hanya itu, jalur yang dilewati juga ada beberapa pilihan, bisa dari Jam Gadang, Janjang 40, Kampung Cina, ataupun Pasar Bawah.

Jalan beberapa langkah dari Masjid Raya Bukittinggi, berjejer dengan rapi aneka jajanan di sepanjang jalan (sebelah kiri), khususnya kacang goreng, yang sering diberikan untuk satwa-satwa di Kebun Binatang. Mendekati lokasi, banyak dijual pernak-pernik, cenderamata khas Kota Bukittinggi.

Karcis masuk Rp 10.000,- untuk dewasa dan Rp 8.000,- buat anak-anak. Tempat ini akan sangat ramai ketika tanggal merah (libur). Aneka pilihan wisata di dalam kawasan ini, yaitu:

Disini juga ada fasilitas seperti:

  • Arena pementasan untuk acara tertentu
  • Mushalla
  • Toilet
  • Kursi taman
  • Makanan
  • Cenderamata
  • Mainan anak-anak
  • dll.

Aquarium

Aquarium berada di dalam kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan / Benteng Fort De Kock Bukittinggi. Karcis masuk Rp 2.000,-. Berikut beberapa koleksinya:

  • Arwana Super Red (Scleropages Formosus)
    • Asal                 : Kalimantan
    • Umur               : + 1 th (01-01-2013)
  • Discus (Symphisondon Discus)
    • Asal                 : Brazil
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Manfish (Pterophyllum Scalare)
    • Asal                 : Amerika Selatan
    • Umur               : + 1 th (01-01-2013)
  • Neon Tetra (Paracheirodon Innesi)
    • Asal                 : Sumatera
    • Umur               : + 1 th (01-01-2011)
  • Belalai Gajah / Elephant “Long” Nose (Gnathonemus Petersil)
  • Louhan Pahang (Amphilophus Irimaculatus)
    • Asal                 : Pahang, Malaysia
    • Umur               : + 3 th (01-01-2011)
  • Oscar Albino (Astronotus Ocellatus Albino)
    • Asal                 : Bangkok, Thailand
    • Umur               : + 3 th (01-01-2012)
  • Oscar Batik (Astronotus Ocellatus)
    • Asal                 : Bangkok, Thailand
    • Umur               : + 3 th (01-01-2012)
  • Synodontis ….

    • Asal                 : Brazil
    • Umur               : + 2 th (01-01-2012)
  • Belida Bangkok (Notopetrus Chitala H B)
    • Asal                 : Thailand
    • Umur               : + 3 th (01-01-2012)
  • Koi Salju
    • Asal                 : Blitar
    • Umur               : + 1 th
  • Frontosa
    • Asal                 : Afrika
    • Umur               : + 2 th
  • Parrot Love (Hoplarchus Psittacus)
    • Asal                 : China
    • Umur               : + 9 th (01-01-2012)
  • Loubster / Cherax Quadricarinatus (Red Claw)
    • Asal                 : Danau Maninjau (Sumatera Barat)
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Spatula (Polyodon Spathula)
    • Asal                 : Afrika
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Aba-aba Knive Fish
    • Asal                 : Laut Hindia
    • Umur               : + 19 th
  • Red Paku / Bawal
    • Asal                 : Sumatera
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Patin Black (Pangasius Pangasius)
    • Asal                 : Riau, Sumatera
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Patin Albino (Pangasius Pangasius Albino)
    • Asal                 : Riau, Sumatera
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Red Piranha (Sarasalmus Nattereri)
    • Asal                 : Brazil (Amerika Selatan)
    • Umur               : + 1 th (01-01-2012)
  • Black Ghost Fish (Afteronotus Albifrons)
    • Asal                 : Afrika
    • Umur               : + 3 th (01-01-2011)