Category Archives: Museum

Hello Kobe!

Advertisements

The Naruto German House

Buat pecinta sejarah, recommended banget buat berkunjung ke The Naruto German House yang jika diartikan dalam bahasa indonesia: Rumah Jerman di Naruto. Gedung megah dengan arsitektur bangunan ala jerman ini terletak di Naruto City (Kota Naruto), Perfektur Tokushima.

Sejarah

Berawal dari masa Perang Dunia I, dimana Jepang berpartisipasi sebagai Entente Powers yang berhasil merebut beberapa wilayah Asia dan Pasifik yang menjadi bagian kolonial Jerman, seperti tawanan perang. Sekitar seribu tentara jerman ditahan di Bando POWs Camp. Namun, mereka diberi kebebasan untuk berinteraksi dengan penduduk lokal hingga terjalin sebuah persahabatan yang erat. Ini berlangsung selama 3 tahun (1917-1920).

Selama berada ditahanan, para tawanan melakukan berbagai kegiatan secara aktif, seperti: orkestra, paduan suara, teater, olahraga, kuliah, dll. Dari semua ini, Bethoven Symphony ke-9 lah yang pertama kali terkenal di Asia. Selain itu, karena keterbatasan keuangan jepang untuk memenuhi kebutuhan pangan tawanan, jepang membeli lahan dan para tawanan bekerja untuk menggarapnya.

Meskipun Perang Dunia I telah usai, hubungan persahabatan tersebut masih tetap terjalin. Oleh karenanya, pada tahun 1972 dibangun 鳴門市ドイツ館. Sejak itu, Naruto dan Lueneburg (Jerman) menjadi sister city.

Museum

Di lantai 2 Deutsches Haus Naruto ini terdapat museum yang mendiskripsikan kehidupan para tawanan tentara jerman selama berada di Bando POWs Camp. Tidak hanya dalam bentuk gambar saja, tetapi juga dalam bentuk miniatur yang dikombinasikan dengan video, sangat menarik! Di setiap bagian disediakan selebaran informasi  dalam 2 bahasa (Jerman & Jepang) yang bisa diambil secara gratis.

Dan, tak kalah unik, ada panggung orkestra yang dimainkan oleh patung yang bisa bergerak (boleh dibilang robot), luar biasa! Penampilan ini bisa disaksikan pada waktu yang telah ditentukan.

Catatan: Di lantai 2 dilarang menggunakan kamera.

Tiket & Waktu

Insert untuk umum ¥400 anak-anak (SD-SMP) ¥100. Buka dari pukul 9.30-16.30 (waktu setempat). Tutup pada hari senin keempat dan 28-31 Desember di akhir tahun.

Akses

Akses ke lokasi dengan kendaraan pribadi, waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Kota Tokushima. Akses via transportasi umumpun juga tersedia.

Event

Dalam rangka memperingati HUT ke-100 Pembukaan Bando POWs Camp, di hall lantai 1 museum ini diadakan konser musik klasik GRATIS! Event ini berlangsung pada hari minggu, 9 April 2017, pukul 13.00 (waktu lokal). Selain itu, juga gratis memasuki museum di lantai 2.

Pada event ini, tidak hanya orkestra, paduan suara ataupun seriosa saja, tapi juga ada presentasi menarik tentang sejarah The Naruto German House. Presentasi ini ditampilkan dalam bentuk gambar yang silih berganti diganti secara manual pada alat yang terbuat dari kayu dan sangat menarik!

Gallery

Kamus

  • 鳴門市ドイツ館 = The Naruto German House (Deutsches Haus Naruto)
  • Bando POWs Camp = Kamp tahanan Bando
  • POW = Prisoners of War (tawanan perang)
  • Sister city = Kota kembar
  • 開所100周年記念コンサート= Konser HUT ke-100 Pembukaan Bando POWs Camp
  • Entente Powers = Blok Sekutu

Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway)

Ibarat Padang dengan Tari Piring-nya, Tokushima identik dengan Awa Odori (Tarian Awa). Biasanya, setiap tahun, awa odori bisa dinikmati festivalnya di musim panas (natsu), pada bulan Agustus di Perfektur Tokushima. Tapi, buat yang penasaran, ingin melihat langsung di waktu yang berbeda, bisa mengunjungi lantai 2 Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway) dengan insert ¥600. Lokasinya dekat dengan Tokushima Station (satu halte bus sebelum stasiun).

Disini diperkenalkan evolusi tarian awa. Buat yang tidak mengerti bahasa jepang, disediakan teks dalam bahasa inggris. Pengunjung juga diajak ikut serta, lho.. Pada akhir acara, diberikan perhargaan (sertifikat) layaknya wisudawan/wisudawati, namun ini hanya diserahkan pada 2 orang pengunjung yang beruntung saja. Jika Anda salah satu diantaranya, pasti akan menjadi pengalaman yang luar biasa!

Nah, yuk kita ngotrelin alias ‘ngobrol travelling’ objek wisata unik yang satu ini, check it out..

Lokasi Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway)

Terletak sekitar 700 meter dari Tokushima Station (jika menggunakan bus, satu halte sebelum stasiun). Akses dari Tokushima Station bisa ditempuh dengan berjalan kaki (sekitar 15 menit) lurus hingga menyeberangi sekitar 2 perempatan besar dan jembatan Shinmachibashi berikut jejeran pertokoan di gedung bertuliskan kanji新町橋(Shinmachibashi).

Gedung Awa Odori Kaikan ini cukup unik, dari kejauhan bisa dilihat ropeway berlalu-lalang dari bagian tertinggi gedung hingga puncak gunung. Tak kalah unik, di halaman depannya terdapat tempat duduk berbahan dasar kayu dan atapnya menyerupai topi penari perempuan awa odori yang menjadi salah satu maskot Tokushima. Wisata ini juga bersebelahan dengan jinja. Jadi, terbilang sangat mudah ditemukan.

Insert

Untuk masuk Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway), pengunjung bisa memilih paket sesuai keinginan. Berikut pilihannya:

  • Umum
    • Awa Odori Museum: ¥300
      • Buka pukul 09:00-17:00 dengan entrance sampai 16:50.
      • 28 Desember hingga 1 Januari bisa saja tutup tanpa pemberitahuan.
    • Awa Odori Hall
      • Afternoon dance (tarian sore): ¥600
        • Ditampilkan oleh tim tari khusus: AWANOKAZE.
        • Di akhir pekan (weekdays), tampil pukul 14:00, 15:00 & 16:00.
        • Sabtu, minggu dan hari libur, tampil pukul 11:00, 14:00, 15:00 & 16:00.
        • Lama penampilan: 40 menit.
        • Layanan khusus antara 11-15 Agutus selama penampilan awa odori.
        • Penampilan khusus pada 12-15 Agustus.
        • 28 Desember hingga 3 Januari (2-3 Januari ada penampilan khusus) bisa saja tutup tanpa pemberitahuan.
      • Evening dance (tarian malam): ¥800
        • Ditampilkan oleh tim tari terkenal (1 tim setiap malam).
        • Penampilan selama 50 menit dari pukul 20.00 hingga selesai.
        • Layanan khusus antara 11-15 Agutus selama penampilan awa odori.
        • 21 Desember hingga 10 Januari bisa saja tutup tanpa pemberitahuan.
    • Ropeway
      • Insert:
        • One-way (6 menit):¥610
        • Return:¥1.020
      • Buka setiap tahun.
        • April-Oktober: 09.00-21.00
        • November-Maret: 09.00-17.30
        • *12-15 Agustus: 09.00-22.00
        • *Selama event khusus: 09.00-21.00
  • Paket (great-deal unit price)
    • Set 3 pilihan (set of three options)
      • Museum + afternoon dance ropeway (return) = ¥1.620
    • Set 2 pilihan A (set of two options A)
      • Museum + ropeway (return) = ¥1.120
    • Set 2 pilihan B (set of two options B)
      • Museum + afternoon dance = ¥800

*Diskon lainnya tidak bisa digunakan bersamaan dengan set tiket.

Tiket bisa dibeli di jidouhanbaiki (mesin penjual otomatis), sebelah kanan dari pintu masuk. Jika tidak mengerti, ada bagian informasi yang station-nya bersebelahan dengan jidouhanbaiki.

1F Arudeyo Tokushima (Lantai 2)

Memasuki gedung, pengunjung bisa membeli tiket di sebelah kanan melalui jidouhanbaiki. Jika segera lanjut ke lantai berikutnya, ada lift di sisi kiri. Namun, jika ingin cuci mata dengan aneka cenderamata dan omiyage (oleh-oleh) khas Tokushima, pengunjung bisa langsung ke sisi belakang. Makanan khas Tokushima seperti manju, osato, segala bentuk olahan imo (ubi berkulit ungu dengan isi kuning, hasil pertanian andalan di Tokushima). Cenderamata yang khas yaitu mainan HP (mobile phone) berbentuk sodachikun (boneka dengan dominasi warna hijau yang menjadi icon Tokushima) dan boneka penari awa odori.

Lantai dasar ini buka dari pukul 09.00-21.00 waktu setempat. Khusus tanggal 21 Desember sampai 10 Januari (termasuk hari libur), buka sampai pukul 18.00. Namun, pada 28 Desember hingga 1 Januari, tempat ini bisa saja tutup tanpa pemberitahuan.

2F Awa Odori Hall (Lantai 2)

Nah, ini nih yang tadi sempat diulas di prolog.. Buat pengunjung yang ingin melihat langsung keelokan awa odori ataupun berminat untuk ikut merasakan bagaimana rasanya menarikan tarian awa, disinilah tempatnya. Disini diceritakan evolusi awa odori  berikut contoh gerakannya. Penyampaiannya mirip presentasi seminar dan buat pengunjung asing tersedia teks dalam bahasa inggris.

Kemudian, di akhir acara, buat yang beruntung bisa mendapatkan sertifikat, hanya untuk 2 orang pengunjung saja! Tidak hanya diserahkan layaknya wisudawan/ti, buat pengunjung yang ikut menari juga diberikan kain pengikat kepala unik dengan dominasi warna biru dan putih, khasnya tarian awa.

Dibagian luar, sebelum atau setelah teater, di sisi kanan lift, ada papan berdesain khusus yang bagian kepalanya dilobangi (salah satu media untuk bereksis-ria). Di bagian dindingnya tersusun dengan sangat apik lampion-lampion bertuliskan kanji. Selain itu, juga ada sofa, tempat ini ditata seperti lobi dalam bentuk minimalis tapi luas.

3F Awa Odori Museum (Lantai 3)

Di lantai ini, pengunjung disuguhkan penampilan tarian awa yang didesain menarik, kemudian dibawa menelusuri sejarah awa odori. Diantaranya, lukisan yang menceritakan kehidupan masa lalu masyarakat awa, miniatur-miniatur, alat musik dan pakaian awa odori, bioskop 3D /tridi/ bertemakan tarian awa, dll. Yang paling menarik, ada 2 robot yang menampilkan gerakan awa odori.

5F Bizan Bottom Ropeway Terminal (Lantai 5)

Lantai ini merupakan terminal awal ropeway yang nantinya akan mengantarkan pengunjung ke puncak gunung dengan view elok kota Tokushima. Di lantai ini juga terdapat sebuat restoran. Uniknya, tersedia makanan HALAL!! Ada tulisan حلال-nya! Kabar gembira nih buat yang muslim. Namun, restoran ini hanya buka hingga jam 5 sore saja.

Bizan Ropeway

Ropeway ini memiliki 2 jalur yang akan mengantarkan pengunjung menyisiri hamparan area pepohonan hingga puncak gunung. Semakin tinggi, semakin terlihat view lepas pemandangan kota Tokushima yang menyuguhkan indahnya kombinasi daratan dan lautan.

Di puncak gunung ini ada teropong khusus (seperti teropong yang ada di puncak Monas, Jakarta) yang bisa digunakan untuk menelisir pemandangan sekitar dalam jarak pandang yang cukup jauh hanya dengan memasukkan uang koin ¥100. Selain itu, disini juga terdapat jinja dan pagoda.

Pagoda

Khusus pagoda, ada acara tahunan (annual events):

  • Waktu:
    • 21 Maret
    • 15 Agustus
    • 26 September
  • Insert:
    • Dewasa: ¥200
    • Anak-anak: ¥100

Hanami (花見)

Tak ada yang tak kenal bunga sakura (cherry blossom), bukan?! Nah, alih-alih mau masuk bulan April, alias waktunya musim semi (springharu 春), di gunung ini bakal terlihat nuansa pinky-pinky-nya. Dan, ini menjadi waktu yang tepat buat para pengunjung yang tak ingin melewatkan kesempatan buat hanami-an.

*Hanami (花見) dalam bahasa jepang berarti melihat bunga, ini merupakan tradisi jepang dalam menikmati keindahan bunga, terutama sakura.

Gallery

Referensi

  • Semua informasi disadur dari Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway).

Recommended Link

7th Year Anniversary ‘Jejak Langkah O’

Alhamdulillah.. ‘Jejak Langkah O’ telah menapaki tahun ke-7. Terimakasih untuk dukungan dari semua pihak, terutama keluarga. Kedepannya semoga lebih inovatif dan bermanfaat.

Alhamdulillah, today is 7th anniversary of “Jejak Langkah O”. Thanks to everyone that supports, especially my family. Hopefully this literary written will helpfull.

神様で今日は ‘Jejak Langkah O’ というブログは7歳です。色々なサポートは本当にどうもありがとうございました。これからも頑張らなければならないと思います。

大家好,今天是我的博客的生日(Jejak Langkah O),今年已经七年了。非常感谢你们都,看着看着就喜欢。我希望我的博客很有意思,谁看也就有好处,也希望你们就常常看我的博客。

Osaka Museum Of Natural History

Museum ini terletak di dalam area Nagai Botanical Park. Biaya masuk ¥100, gratis hanya dengan menunjukkan karcis jika telah membayar sepaket dengan tiket Nagai Botanical Park.

Wisata yang satu ini kaya akan ilmu pengetahuan, seperti tumbuh kembang tanaman mulai dari kecambah hingga berdaun, macam-macam tanaman dari berbagai negara (bahkan jengkol-pun ada), aneka serangga (ada beberapa karung kerangka kosong serangga musim panas ditulis berdasarkan waktu), kerangka manusia hingga hewan, binatang yang diawetkan, dll. Semua disajikan lengkap dengan penjelasan yang sangat detail. Namun, hanya tersedia dalam bahasa jepang, inggris dan latin.

Gudang ilmu ini didesain dengan sangat unik. Mayoritas yang berkunjung adalah anak-anak usia sekolah. Berbagai fasilitas pendukungpun tersedia, seperti permainan yang dirancang dengan sangat menarik. Metode belajar yang diberikanpun cukup variatif, bisa melihat langsung, membaca, menonton video, atau melalui permainan.

Gallery

Osaka Museum Of Natural History

Nagai Park (長居公園)

Nagai Park (Taman Nagai) merupakan taman yang sangat luas yang berlokasi di wilayah Sumiyoshi bagian timur (Higashisumiyoshi-ku), Kota Osaka. Akses ke lokasi bisa menggunakan chikatetsu (Kereta Api bawah tanah) Midosuji Line dengan tujuan ke Stasiun Nagai (M26) deguchi (pintu keluar atau gate) 3.

Taman ini juga dijuluki sebagai “Taman 4 Musim”, karena didalamnya terdapat aneka tumbuhan yang bisa ditemukan dalam 4 musim di Jepang, yaitu musim panas (夏), musim gugur (秋), musim dingin (冬) dan musim semi (春). Selain itu, di dalam kawasan ini juga terdapat wisata lainnya, seperti:

Di area taman, dapat ditemukan cukup banyak bangku untuk bersantai. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan burung-burung merpati jinak yang berkeliaran di setiap sudut taman.

Berbagai jidouhanbaiki (mesin penjualan minum otomatis) dapat ditemukan di beberapa titik lokasi tertentu. Taman bermain anak-anakpun juga tersedia. Siapapun bebas bermain di taman ini secara gratis.

Gallery: Nagai Park

Osaka City Central Public Hall

Salah satu bangunan yang paling terkenal di sekitar Taman Nakanoshima (Nakanoshima Park) adalah gedung bercat merah dengan gaya klasik, gedung ini bernama Osaka City Central Public (Pusat Bisnis Kota Osaka). Gedung megah ini didirikan sejak tahun 1918, biasanya digunakan warga untuk acara seni dan budaya.

Berdasarkan hasil wawancara dari beberapa sumber, dahulunya tempat ini merupakan gedung pustaka lama sebelum dipindahkan ke gedung dibelakangnya, tepat satu gedung setelah Osaka City Central Public. Pengunjung boleh memasuki gedung ini secara gratis.

Uniknya, gedung 3 lantai ini terbuka untuk umum, namun pengunjung hanya boleh menapaki area berwarna hijau dari denah yang telah disediakan. Selain itu, menjelang lantai 3, di tengah luangan tangganya dipasang jejaring dari untaian tali yang cukup kuat; sepertinya ini salah satu cara untuk meningkatkan keamanan pengunjung. Jika tidak ingin menggunakan tangga, pengunjung bisa menggunakan lift.

Di lantai dasar (basement) terdapat sebuah toko kecil tempat pembelian oleh-oleh (omiyage). Berbagai cenderamata, kue kering dan aneka permen dijual disini. Harganyapun relatif, berkisar antara 500¥ hingga 1.000¥. Toko ini buka dari pukul 10.00-18.00 (waktu Jepang).

Tidak jauh dari toko, terdapat museum mini yang menggambarkan sejarah berdirinya Osaka City Central Public. Tempat ini bernama Exhibition Room yang buka dari 09.30-20.00 (waktu Jepang). Beberapa leaflet (informasi) tentang Museum Osaka dan lainnya bisa diambil secara gratis disini; hanya saja, tersedia dalam Bahasa Jepang yang didominasi oleh kanji dan  beberapa diantaranya disajikan dalam Bahasa Korea dan Bahasa Inggris.

Tepat di depan Exhibition Room, ada restoran bergaya barat. Menu yang disuguhkan cukup variatif, seperti paket kare dengan seafood, kare dengan daging, desert dan aneka minuman. Untuk paket lunch (makan siang atau hiru gohang), harga berkisar 1.250¥. Sementara desert dan minuman mulai dari 500¥. Fasilitas yang didapat diantaranya gratis air mineral dan Wi-Fi.

Gallery

Taman Wisata Istana Osaka

Istana Osaka merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jepang dan menjadi landmark Kota Osaka. Peninggalan bersejarah ini terletak di dalam kawasan Taman Wisata Istana Osaka.

Akses ke lokasi sangat praktis, salah satunya dengan menggunakan chikatetsu (kereta api bawah tanah). Pada akhir pekan dan hari libur nasional Jepang, lebih irit dengan membeli one day pass seharga ¥600 (enam ratus yen, atau jika dirupiahkan sekitar Rp 60.000,-) via mesin otomatis.

Dari Stasiun Abiko (Subway, M27, Midosuji Line di stasiun nomor 27), naiki chikatetsu hingga Stasiun Shinsaibashi (M19) dengan alur: Stasiun Abiko (M27) – Nagai (M26) – Nishitanabe (M25) – Showacho (M24) – Tennoji (M23) – Dobutsuen-mae (M22) – Daikokucho (M21) – Namba (M20) – Shinsaibashi (M19) – Hommachi (M18). Lama perjalanan sekitar 20 menit.

Kemudian, transit ke Chuo Line (Subway) sekitar 15 menit, dengan alur: Stasiun Hommachi (C16) – Sakaisuji-Hommachi (C17) – Tanimachi 4-chome (C18) – Morinomiya (C19). Dengan berjalan kaki beberapa menit saja, keindahan taman yang menakjubkan dapat dinikmati.

Dari area taman hingga Menara Utama Istana Osaka membutuhkan waktu sekitar setengah jam dengan berjalan kaki (tergantung kemampuan pengunjung, waktu yang dibutuhkan akan sedikit lebih lama jika banyak berhenti).

Tiket masuk dibeli melalui mesin otomatis seharga ¥600. Tempat ini terbuka untuk umum dari pukul 09.00-17.00 (waktu Jepang, setara dengan Waktu Indonesia Tengah di Indonesia).

Hal yang perlu diperhatikan ketika memasuki istana adalah tidak boleh membawa makanan/minuman. Khusus di lantai 3 dan 4, dilarang mengambil foto.

Fasilitas yang didapat yaitu memasuki Istana Osaka hingga menaranya di lantai 8, tersedia lift hingga lantai 7. Banyak peristiwa bersejarah yang bisa diketahui dari sini, namun ditampilkan dalam Bahasa Jepang (didominasi oleh kanji), Inggris dan beberapa diantaranya  dengan Bahasa Korea.

Fasilitas yang cukup menarik minat pengunjung adalah sewa kostum dan berfoto dengan berlatarkan gambar Istana Osaka, lukisan samurai, atau latar lainnya di lantai 2. Harganya lumayan ekonomis, pengunjung cukup merogoh kocek seharga ¥300.

Selain ini, diluar area istana juga terdapat tempat sewa kostum dan berfoto dengan latar asli Istana Osaka. Pengunjung bisa membawa 1 lembar foto gratis dari hasil jepretan tersebut. Hanya saja, harganya lebih mahal ¥1200 (seribu dua ratus yen).

Di sungai  bagian bawah/belakang istana, disediakan penyewaan perahu khas Istana Osaka (Osaka Jyo Gozabune). Harga tiket untuk dewasa ¥1500, anak-anak ¥750. Harga spesial berlaku untuk pengunjung yang berusia lebih dari 65 tahun, yaitu ¥1000. Pelayanan buka dari pukul 10.00-16.30 (waktu Osaka), namun tutup selama musim dingin.

Catatan

  • One day pass adalah tiket yang berlaku kemana saja dengan chikatetsu, tetapi terbatas untuk subway saja, berlaku sampai pukul 12 malam, alias seharian.

Gallery

Rekomendasi: 

Museum Prambanan

Museum Prambanan berada di dalam komplek Candi Prambanan, Yogyakarta. Disini terdapat berbagai peninggalan sejarah seperti peninggalan masa megalithikum, arca-arca kuno, lukisan, bentuk-bentuk pemugaran candi dari tahun ke tahun, dan lain sebagainya. Masuk ke area museum ini GRATIS, alias tidak mengeluarkan biaya. Di alun-alunnya disuguhkan musik tradisional Yogyakarta yang menambah apik suasana khas keraton.

Taman Wisata Candi Prambanan

Candi Prambanan (Prambanan Temple) dikenal juga dengan nama Candi Rara Jonggrang. Candi yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta ini merupakan komplek Candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi.

Taman wisata Candi Prambanan diresmikan oleh Presiden kedua Republik Indonesia, Bapak Soeharto, pada 6 Juli 1989 di Prambanan. Disini terdapat 240 bangunan yang terdiri dari 3 bangunan candi utama, 3 candi wahana, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi patok dan 224 candi perwara.

Purna pugar Candi Wahana diresmikan pada 20 Februari 1993 oleh Presiden Soeharto di Prambanan. Sementara, purna pugar Candi Angsa dan Candi Apit diresmikan oleh Bapak Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 16 Desember 2011 di Prambanan.

Candi utama yaitu Candi Siwa, Candi Brahma dan Candi Wisnu. Purna pugar 3 bangunan ini diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republiik Indonesia, Ir. Jero Wacik, SE., pada 4 Januari 2010 di Yogyakarta. Candi Siwa merupakan bangunan candi tertinggi di Indonesia dengan tinggi 47 meter dan terletak di bagian paling tengah di komplek Candi Prambanan.

Pembelian tiket dapat dilakukan di Loket Prambanan yang buka dari pukul 06.00-17.15 WIB. Tiket bisa dibeli tergantung minat pengunjung, ada tiket yang hanya wisata ke area Candi Prambanan saja dan tersedia juga dalam bentuk Paket Prambanan – Ratu Boko. Berikut rincian harga tiket bagi wisatawan domestik:

  • Prambanan:
    • Umum: Rp 30.000,-/orang.
    • Anak (3-6 th): Rp 12.500,-/orang.
  • Paket Prambanan – Ratu Boko:
    • Umum: Rp 50.000,-/orang.
    • Anak (3-6 th): Rp 20.000,-/orang.
    • Gratis shuttle service (kendaraan seperti bus dan atau mobil yang antar-jemput gratis dalam rentang waktu tertentu dari Candi Prambanan ke Ratu Boko, atau sebaliknya).

Bagian dari komplek Taman Wisata Candi Prambanan:

  1. Pintu Utama Taman Wisata Candi Prambanan.
  2. Parkir Motor.
  3. Parkir Mobil dan Parkir Bus.
  4. Loket.
  5. Pusat Informasi.
  6. Stasiun Shuttle Prambanan – Ratu Boko.
  7. Candi Prambanan.
  8. Area Taman Bermain.
  9. Museum Prambanan.
  10. Candi Lumbung.
  11. Candi Bubrah.
  12. Candi Sewu.
  13. Studio Pemugaran Manjusrigrha dan Kantor Unit BPCB JATENG.
  14. Prambanan Resto.
  15. Kandang Rusa.
  16. Kios Makan.
  17. Kios Souvenir.
  18. Kantor Unit Prambanan.
  19. Kantor Unit BPCB DIY.
  20. Bumi Perkemahan.
  21. Panggung Terbuka Ramayana.
  22. Rama Shinta Garden Resto.
  23. Gedung Trimurti.
  24. Kantor Unit Teater dan Pentas.

Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memasuki komplek Candi Prambanan:

  • Pengunjung dilarang membawa tas masuk ke area Taman Wisata Candi Prambanan.
  • Pengunjung agar menitipkan tas di tempat penitipan barang.
  • Menjaga kebersihan.
  • Dilarang corat-coret.
  • Dilarang merokok.
  • Dilarang memindahkan susunan batu.
  • Dilarang memanjat.
  • Dilarang membawa makanan.

Fasilitas lainnya yang bisa ditemukan di Taman Wisata Candi Prambanan:

    • Rental Mobil Golf, berada di tempat yang sama dengan Tempat Pengembalian Sarung.
      • Senin-Jum’at:
        • Reguler: Rp 20.000,-.
        • VIP: Rp 200.000,-/Jam.
      • Sabtu, Minggu, Libur:
        • Reguler: Rp 20.000,-.
        • VIP: Rp 250.000,-.
    • Sewa Sepeda:
      • Kereta Mini: Rp 7.500,-.
      • Kereta Listrik: Rp 5.000,-.
      • ATV: Rp 15.000,-.
      • Skelter: Rp 5.000,-.
      • Sepeda Tunggal: Rp 10.000,-.
      • Sepeda Tandem: Rp 20.000,-.
    • Ruang Ibu Menyusui.
    • Merapi Farma Herbal: Jamu Godhog khas Jogjakarta untuk kolesterol, asam urat, kencing manis, pegel linu, masuk angin, dan lain-lain; bisa diminum di lokasi.
    • Ruang Audio Visual.

Seluruh informasi didapat dari kawasan Taman Wisata Candi Prambanan. Rekomendasi: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta: Cagar Budaya: Candi Prambanan & Dinas Pariwisata DIY