Tag Archives: Baso

Green House ‘Lezatta’

Nuansa serba hijau ini terletak di Jl. Bukittinggi-Payakumbuh, km 9.5, Baso, Kab. Agam-Sumatera Barat.

Dari Kota Bukittinggi, Green House ini berada di sebelah kiri sebelum SPBU Baso. Akses ke lokasi terbilang mudah, hanya dengan menaiki transportasi umum, yaitu angkot biru muda dari Aur Kuning.

Perjalanan menuju Lezatta membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Insert untuk pengunjung dewasa Rp 10.000,- dan anak-anak Rp 5.000,-.

Referensi

  • Seluruh info berikut dokumentasi dishare oleh Geni pada 5 Desember 2016.

Gallery

Sungai Janiah

Sungai Janiah.. sebuah nama tempat yang cukup familiar dengan keelokan tempat wisatanya dan juga cerita rakyatnya. Terletak di Kec. Baso, melalui jalur Bukittinggi-Payakumbuh (belok ke kiri), sekitar setengah jam dari Terminal Aur Kuning dan 15 menit dari simpang plang Kolam Ikan Sakti (dengan kendaraan bermotor). Sementara untuk menuju ke kolam, kita melewati gerbang mesjid (masuk kawasan mesjid), tepat di belakang mesjid. Insert masuk untuk dewasa Rp 3.000,- dan anak-anak Rp 2.000,-. Parkir kendaraan (motor) Rp 2.000,-.
Disini terkenal dengan legenda ikan sakti dengan ukuran besar yang konon hanya muncul sekali dalam setahun (saat lebaran Idul Adha). Ini berdasarkan kisah turun-temurun tentang sepasang saudara “Buyung & Upik” yang tak mengindahkan nasihat ibunya yang pada akhirnya berbuah penyesalan.
Di kolam ini terdapat banyak jenis ikan dengan beragam ukuran. Pengunjung diperbolehkan memberikan ikan makanan berupa pensi mentah, atau lainnya.
Jajanan favorit disini adalah kerupuk kuah, kerupuk ubi yang dibubuhi kuah sate, kadang ada yang ditambahkan mie hun goreng. Selain itu juga ada pensi (yang telah ditumis), makanan ringan, dll.
Bagi petualang yang ingin memacu adrenalin, tentunya punya keberanian dan keahlian panjat tebing, bisa menikmatinya disini. Tak jauh dari kolam, berdiri kokoh tebing yang tidak terlalu curam dan biasa dimanfaatkan oleh para pemanjat tebing yang tak ingin melewatkan indahnya view Baso dari ketinggian.

Referensi

Geni via interview pada 10 Agustus 2015.

Olha Chayo