Tag Archives: Minangkabau

Samba Uwok Asam

  • Bahan:
    • Asam durian
    • Air nasi yang telah mendidih
    • Maco/bada (sejenis ikan kecil kering) atau udang sayi / ebi (udang kering) atau limbek
    • Cabe merah giling (sebagusnya giling tangan)
    • Garam secukupnya
    • Sedikit potongan daun kunyit
    • Nasi yang ditanak hampir matang
  • Alat:
    • Wadah dari besi (konduktor)
    • Sendok makan
  • Cara:
    • Masukkan asam durian + cabe merah giling + ikan + potongan daun kunyit ke dalam wadah dari besi.
    • Tambahkan air nasi, aduk rata.
    • Letakkan wadah diatas nasi yang hampir matang.
    • Biarkan dan tunggu hingga nasi matang.
    • Angkat dan sajikan.
  • Catatan:
    • Samba uwok yang satu ini memang tidak menggunakan bawang agar aroma asam duriannya tidak hilang.
Resep Ni Mar Gagah | Pasar Palembayan | Masakan Tradisional Palembayan | Minangkabau

Pulau Cubadak (Cubadak Island)

Pulau ini terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tepatnya di Kawasan Wisata Mandeh (Mande Resort), 40 km di sebelah selatan Padang dan 5 km dari pantai. Lokasi dengan luas 40 km2 ini dapat dicapai dengan kapal dari Pantai Carocok. Salah satu keunikannya adalah pulau dengan pantai yang indah namun memiliki air yang tenang (tanpa ombak).

Pulau Cubadak dikelola oleh orang asing (bule) dengan aneka fasilitas, cenderung memiliki kesan high class. Contohnya, eco-resort “Cubadak Village Resort” dengan tarif penginapan Rp 1.000.000,-/malam. Tarif yang sangat fantastis, khususnya buat para backpacker, bukan? (Dayak, 2015 & dewi magazine, 2013).

Akses kesini bisa menggunakan paket travelling atau fasilitas dari penginapan yang telah dipesan. Baru-baru ini, teman saya bernama Putri, liburan kesini dengan jasa travel dan merogoh kocek sebesar Rp 280.000,- untuk trip Pulau Cubadak, Puncak Mandeh, Pulau Sirandah dan Pulau Setan. Fasilitas yang didapat yaitu alat menyelam, snorkling, dll.

Referensi
  • Dayak. 2015. Wawancara via phone pada 23 Juli 2015.
  • dewi magazine. 2013. Jelajah Pulau Cubadak di Barat Sumatera. Diakses pada 23 Juli 2015.
  • Honesty Putri, wawancara via medsos (BBM) pada 23 Juli 2015.
  • Wikipedia. n.d. Pulau Cubadak. Diakses pada 23 Juli 2015.

Air Terjun Lubuk Hitam (Aia Tajun Tigo Tingkek Lubuak Itam)

Air terjun dengan ketinggian > 600 m di atas permukaan laut ini terletak di kaki Bukit Barisan, Bungus, di jalan Padang menuju Pesisir Selatan. Tepatnya, dari Padang, sesudah Polsek Bungus, lalu belok kiri, ada jalan beton, menempuh perjalanan sekitar 5 menit dari jalan besar (dengan kendaraan bermotor). Disini tersedia tempat parkir dengan biaya Rp 5.000,-. Selanjutnya, kita perlu berjalan kaki sekitar 15 menit dari kaki bukit ke lokasi air terjun. Perkiraan waktu ini buat yang terbiasa hiking/mendaki, yang tidak terbiasa biasanya membutuhkan waktu lebih. Karena, kita mesti berjalan kaki dan mendaki (sedikit curam) dengan kemiringan 45 derjat. Namun, untuk viewnya, dilihat ke arah belakang, tampak pemandangan Bungus dan laut nan elok (Dayak & Trendnews, 2015).

Dayak, teman saya, bilang mungkin sekarang sudah menggunakan tiket masuk dan penanda jalan, karena dia pernah kesini sekitar tahun 2012 dimana wisata ini masih belum familiar, hanya penduduk sekitar atau orang-orang tertentu yang hobby saja yang datang ke lokasi ini. Saat itu (2012), disana belum ada yang jualan ataupun fasilitas lainnya, masih sangat pure natural. Jadi, mesti bawa bekal, makan di dekat sana memberi nuansa alam. Menurutnya, waktu yang paling bagus untuk kesini adalah pagi hari (Dayak, 2015).

Tempat ini memang lebih dikenal dengan nama Air Terjun Lubuk Hitam, namun orang Bungus Teluk Kabung menamainya dengan Aia Tajun Tigo Tingkek Lubuak Itam, karena memiliki 3 tingkatan. Anda bisa melihat tingkatan ketiga saat melalukan perjalanan Padang – Pesisir Selatan, menoleh saja ke sebelah kiri, terlihat jelas dari jalan besar, sangat indah.. (Trendnews, 2015).

Referensi
  • Dayak. 2015. Wawancara pada 23 Juli 2015. Dayak ke lokasi sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu (2011/2012).
  • Trendnews. 2015. Objek wisata Air Terjun Lubuk Hitam, Bungus, Padang. Diakses pada 23 Juli 2015.

Gulai Bukek

Gulai bukek adalah salah satu masakan khas Palembayan. Nah, ini dia resepnya.

  • Bahan:
    • Daging atau babat (babek).
    • Bumbu gulai (bawang merah + bawang putih + lengkuas + jahe (sipadeh) + kunyit) yang telah digiling.
    • Daun-daun: Daun limau purut, daun salam, daun kunyit
    • Serai
    • Bumbu kambing
    • Cabe (lado) merah giling
    • Garam secukupnya
    • Santan pekat
    • Bawang merah yang telah diiris
    • Santan
    • Tepung beras
  • Cara:
    • Daging direbus dengan sedikit bumbu + cabe (1/2 kg daging + 1/2 sdm cabe + bumbu 1 sdm)
    • Tumis irisan bawang merah.
    • Tambahkan bumbu + cabe + bumbu kambing.
    • Masukkan tumisan ke dalam wadah tempat daging direbus, aduk rata.
  • Tambahkan tepung beras yang telah diaduk bersama santan, aduk rata.
  • Catatan:
    • Untuk acara kenduri/pesta adat (baralek) di Palembayan, dahulunya gulai bukek ini diisi dengan pisang batu dan dimakan dengan rendang.
    • Selain untuk lauk, kuah gulai bukek juga bisa dijadikan kuah dari kerupuk kuah.
Resep Ni Mar Gagah | Pasar Palembayan | Masakan Palembayan | Minangkabau

Pensi

Pensi merupakan salah satu sumber makanan khas asal Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat; bisa diolah menjadi aneka masakan. Tak hanya memiliki rasa yang enak, pensi juga mempunyai gizi yang tinggi, kulitnya yang berbentuk kerang hitam berukuran kecil dan lebih tipis ini juga bisa digunakan sebagai bahan utama atau pelengkap berbagai bentuk kerajinan tangan.

Nah, saya akan berbagi tips kuliner maknyus dari pensi, cara bikinnya mudah banget, jadi kamu tidak perlu keder (alias enggak percaya diri) kagak bisa masak 😀

Gimana guys? Mudahkan 😉 Tapi, ada tapinya nih… Mentang-mentang enak, jangan sampai dikomsumsi berlebihan ya.. Karena, pensi juga mengandung kadar purin yang tinggi, nanti kamu bisa dapat penyakit asam urat lho.. atau lebih dikenal dengan Arthritis GOUT 😀 Selamat mencoba.. 😉

Pensi Balado (Pensi Sambal)

  • Bahan:
    • Daging pensi (Pensi tanpa cangkang).
    • Cabe merah giling.
    • Garam secukupnya.
    • Tomat diiris kecil / jeruk nipis / asam sundai.
    • Minyak goreng.
    • Irisan beberapa suing bawang merah dan bawang putih.
  • Alat:
    • Wadah penggorengan beserta penutupnya.
    • Wadah peniris.
  • Cara:
    • Tiriskan daging pensi yang telah dicuci bersih.
    • Panaskan minyak goreng di atas wadah penggoreng dengan api sedang.
    • Tumis bawang merah hingga menguning.
    • Masukkan irisan tomat hingga kering.
    • Masukkan cabe merah giling.
    • Tumis hingga matang.
    • Masukkan daging pensi, aduk rata.
    • Tutup wadah penggorengan, tujuannya agar daging pensi yang digoreng tidak meletus kemana-mana.
    • Masak dengan api sedang-kecil.
    • Sesekali buka tutup wadah dan aduk, agar tidak hangus.
    • Angkat pensi dan hidangkan.
  • Catatan:
    • Penyajian pensi balado ini sesuaikan dengan selera, jika kamu suka kering, masak sedikit lebih lama dengan api kecil (bahasa Palembayannya “diunyai”). Namun, jika sebaliknya, kamu bisa langsung mengangkat pensi tidak lama setelah diaduk dengan cabe hingga matang. Dua-duanya sama enaknya, lho.. J
    • Jika kamu tidak punya atau tidak suka tomat, kamu bisa menggantinya dengan jeruk nipis atau asam sundai ketika menumis cabe. Tapi, jangat terlalu banyak, nanti asem 😀
    • Pensi balado ini akan lebih enak lagi jika dimasak dan dicampur dengan rinuak. Hayyooo.. pada tau nggak sama rinuak?! Yang nggak tau, rugi deh.. 😀

Pensi (Tumis)

  • Bahan:
    • Pensi yang masih bercangkang
    • Air hangat/panas
    • Air mineral / air matang
    • Garam secukupnya
    • Bawang merah
    • Bawang putih
    • Jahe
    • Beberapa helai daun jeruk
    • Daun sup + seledri
    • Merica bubuk
    • Minyak goreng
    • Beberapa batang serai
  • Alat:
    • Beberapa baskom (ukuran disesuaikan dengan banyak pensi).
    • Tirisan (seperti: tapisan, saringan, wadah berongga, dll).
    • Wadah penggorengan.
    • Wadah lainnya seperlunya.
  • Cara:
    • Seduh pensi dengan air panas hingga terendam seluruhnya.
    • Diamkan di dalam baskom beberapa saat sampai kulit pensi mulai agak menganga, bilas dan ulangi sekitar 2-3 kali.
    • Kupas bawang merah dan bawang putih, ambil isinya.
    • Bersihkan jahe dan semua bahan lainnya.
    • Siapkan bumbu: Giling/ulek beberapa suing bawang merah + bawang putih + jahe + daun jeruk + garam.
    • Iris bawang merah, potong kecil daun sup, seledri dan serai.
    • Panaskan minyak goreng secukupnya di atas wadah penggoreng, dengan api sedang.
    • Tiriskan pensi.
    • Tumis bawang merah hingga menguning, angkat dan letakkan di wadah terpisah. (Jika sudah kering dari kelebihan minyak, masukkan bawang goreng ke dalam kantong plastik atau wadah tertutup).
    • Tumis bumbu hingga matang, masukkan pensi, aduk merata.
    • Taburkan merica bubuk secukupnya, tambahkan garam halus (jika perlu).
    • Aduk hingga bumbu meresap dan kulit pensi mulai terbuka.
    • Matikan api kompor dan pensi siap dihidangkan.
    • Tambahkan bawang goreng sesuai selera.
  • Catatan:
    • Jika pensinya menghasilkan kuah yang banyak, tidak perlu dibuang. Kuah dari pensi (tumis) ini juga bisa diolah menjadi kuah sayur. Boleh dikatakan fungsinya beralih menjadi kaldu. Tinggal memanaskan kuahnya dan masukkan sayuran seperti bayam, wortel, atau jenis lainnya J

Gulai Pensi

  • Bahan:
    • Daging pensi (Pensi tanpa kulit)
    • Bumbu gulai (bawang merah, bawah putih, jahe, lengkuas dan kunyit yang sudah digiling; ditambah dengan beberapa lembar daun jeruk nipis, daun salam, daun kunyit dan serai yang telah dikeprok/ditumbuk ringan).
    • Garam secukupnya.
  • Alat:
    • Kuali + sendok gulai
    • Wadah peniris.
  • Cara:
    • Tiriskan pensi yang telah dicuci dengan air bersih.
    • Masukkan santan + bumbu gulai ke dalam kuali.
    • Nyalakan api sedang.
    • Aduk santan secara teratur hingga mendidih, kemudian masukkan pensi.
    • Aduk hingga matang dan siap disajikan.

Warung Sea Food “Pak Cik”

Warung Sea Food “Pak Cik” is culinary (Indonesian food) in Payakumbuh City, West Sumatra. The top menu are Mie Bandung, Teh Tarik (tea), Kopi Tarik (coffee) & Mie Kari. That is delicious food. You must try it when you go to Payakumbuh. The price is cheaper, it start from Rp 3.000,-  

Warung Sea Food "Pak Cik"  

Warung ini didirikan oleh Pak Cik, empunya warung. Ceritanya, Pak Cik lama merantau ke Malaysia.. Sekembalinya ke kampung halaman, beliau memperkenalkan Mie Bandung dan ternyata banyak digandrungi oleh masyarakat sekitar. Awalnya beliau kerja di warung orang, tapi kemudian buka warung sendiri.

Menu

Teman saya promoin Mie Bandung yang katanya terkenal di Malaysia. Kebetulan, dia memang lahir dan besarnya di Malaysia dan suka banget sama yang namanya Mie Bandung, so… saya langsung mau aja pas direkomendasiin, hihi.. Mie Bandung..????? Mungkin mienya diimpor jauh-jauh dari Bandung selama ini ke Malaysia, ga kebayang gimana repotnya.

Ternyata, Bandung itu artinya keruh, jadi Mie Bandung itu adalah mie kuning (khas) dengan kuah yang keruh. Teman saya menambahkan, kalau di Malaysia kuahnya kuah kacang, tapi mungkin karena di sini masyarakat tidak terlalu suka, jadi Pak Cik unjuk kreasi dan mengganti kuahnya dengan bumbu rempah-rempah, tapi tetep enak kok..

Hayyyoooo…berapa coba harganya?! Siapa berani taksir?? Saya yang hobby kuliner aja nih sampe ketipu, gimana engga mie semangkok gede gitu harganyaaaa….tadaaaaa Rp 10.000,- alias sepuluh rebeeeng…!!!! Ga bisa diungkapin lewat kata-kata deh enak ples kenyangnya abis makan semangkok full 😀

Temannya Mie Bandung nih, teman saya rekomendasiin Teh Tarik dan dia pesan Kopi Tarik; saya malah bengong, apalagi tuh Teh Tarik??? Hmmm….suasana Payakumbuh yang dingin karena abis gerimis, cocok banget makan Mie Bandung ples Teh Tarik itu. Kata teman saya lagi nih, teh atau kopi itu dibikinnya dengan cara ditarik-tarik (ga kebayang dah, yang jelas maknyuuuss… 😀 bodo amat dah cara bikinnya gimana 😀 ). Harganya lagi gile bener, Rp 3.000,- alias tiga rebeng bok!!! Gilaaaa… ekonomis banget…udah gitu enak lagi, hmmm…..

Coba aja Pak Cik buka cabang di Padang, pasti deh udah kena serbu, apalagi sama anak sekolahan/kuliahan/kosan, heuuuu…. Andai aja saya punya lambung cadangan, mau banget nyobain menu lainnya, tapi sayang beribu sayang besok mesti balek Padang dan hari libur Pak Cik mah kudu libur juga, hari keluarga kata beliau (Waaah, saluuuut….). Kalau nanti kesana lagi, Pak Cik rekomendasiin buat pesan Mie Kari, apalagi ituh?? Mauuuuuu….tapi gatau entah kapan bisanya mampir lagi ke Warung Pak Cik 😥

Referensi

Ojik. Informasi verbal pada 13 Desember 2015.

Taman Panorama & Lobang Jepang

Tempat wisata yang satu ini terletak di Panorama, Kota Bukittinggi. Sebelum masuk, kita beli tiket dulu di loket pintu masuk. Nah, didalamnya, kita bisa melihat panorama Ngarai nan elok, masuk ke Lobang Jepang yang merupakan tempat bersejarah dan ke great wall-nya Bukittinggi. Buat kamu para backpacker, untuk kesini bisa menaiki angkot (angkutan umum) berwarna merah dengan kode 14 (rute Jambu Air), 15 (rute Belakang Balok) atau 19 (rute Aur Kuning); atau juga bisa dengan Bendi.

Lobang Jepang (bahasa Minangnya Lubang Japang)

Disini banyak kera yang berkeliaran dimana-mana. Tapi jangan kuatir, mereka tidak pernah mengganggu pengunjung.

Di Ngarai seberang sana, tampak Great Wall mengular singkat. Karena jaraknya yang cukup jauh, lebih baik menggunakan kendaraan seperti motor. Mentok di ujung Panorama ini, terdapat sebuah menara 3 lantai dengan tangga berliku dibagian tengahnya. Diatas menara ini, dapat dilihat view Ngarai yang terhampar luas dan luar biasa indah… Aneka cendera mata banyak dijual di sepanjang jalan menuju menara, bahkan ada lukisan dengan harga mulai dari  Rp 5.000,-!

Panorama.

Peristiwa Situjuh Batur

Pada hari Sabtu dini hari pukul 05.00 WIB, 15 Januari 1949 telah terjadi pengepungan di Lembah Situjuh oleh tentara Belanda. Di lokasi ini baru saja selesai rapat penting oleh TNI / pejuang kemerdekaan serta pejabat sipil yang meliputi daerah Sumatera Tengah. Hasil rapat:

  1. Merebut Kota Payakumbuh dari tangan Belanda.
  2. Mengatur logistik dan persenjataan di tiap daerah.
  3. Mengobarkan semangat gerilya.

Rapat rahasia tersebut ternyata sudah diketahui oleh Belanda, sehingga Belanda mengepung lokasi rapat dan terjadilah kontak senjata dengan TNI / pejuang. Pada peristiwa ini gugur 69 orang TNI/pejuang beserta rakyat. Beberapa pejuang yang gugur pada peristiwa tersebut adalah: Chatib Sulaiman, Arisun Bupati 50 Kota, Zainuddin Tembah, Sdr. Katik dan lain-lain. Peristiwa ini dikenal dengan Peristiwa Situjuh 15 Januari 1949.

Kobarkan terus semangat juang “MERDEKA”

Event Of Situjuh Batur. On Saturday early morning at 05.00 WIB, 15 Januari 1949 have happened siege in dale of Situjuh by army of Belanda. In this location just finish important meeting by TNI/combatant of independence and also functionary of civil covering area of Sumatera Middle. Result of meeting:

  1. Grab town of Payaumbuh of hand of Belanda.
  2. Arranging logistics and weapons (in) every area.
  3. Stimulating guerrilla.

Meeting secret of tersebut in the reality have been known by Belanda, so that elanda besiege location meeting and happened [by] contact ARM with TNI/combatant. At this event be killed 69 people of TNI/combatant along with people. Some combatant which be killed at the event is: Chatib Sulaeman, Arisun Regent 50 Kota, Zainuddin Tembah, Sdr. Katik and others. This event is recognized with event of Situjuh 15 Januari 1949.

Inciting to continue the spirit of juang “INDEPENDENCE”

Referensi

Semua informasi yang saya posting disini disalin dari berbagai media yang terdapat di Museum Perjuangan Tri Daya Eka Dharma, seperti: informasi tertulis yang disediakan tepat di dekat objek; dengan perubahan seperlunya.

Harau Resort Payakumbuh

Harau Resort (Lembah Harau)

Harau Resort atau lebih dikenal dengan Lembah Harau terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Tempat ini dikelilingi oleh bebatuan granit dengan ketinggian 100-500 m dan memiliki 3 macam air terjun dengan ketinggian sekitar 100 m (BEM SI UNAN 2015).

Berdasarkan penelitian, di Lembah Harau ini terdapat jenis batu yang hanya bisa ditemukan di dasar laut. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, mereka percaya bahwa dulunya lembah ini adalah laut (BEM SI UNAN 2015).

Lembah Harau dijuluki Lembah Yosemite di Indonesia karena memiliki keindahan seperti Taman Nasional Yosemite yang terletak di Sierra Nevada California dan telah terkenal ke seluruh dunia (BEM SI UNAN 2015).

Sebelum sampai di Harau Resort, kita akan melewati 3 gerbang:

Pemandangan alam menuju Harau Resort:

Harau Resort

Air Terjun 1 (Satu)
Air Terjun 2 (Dua)
Air Terjun 3 (Tiga) & Outbond

Disini ada Out Bond yang dikelola oleh Pak Bustami, siap menguji nyali anda. Seru.. cucunya Pak Bustami ini aja yg bernama Neva, 3 tahun, bolak-balik tanpa takut. Benar-benar luar biasa. Insert Rp 50.000,-

Tanaman Khas Harau Resort

Tanaman sejenis Pakis (lupa namanya) ini dijual sekitar Rp 60.000,-. Uniknya, pada bagian akarnya menyerupai tumpukan/gumulan bulu Siamang.

Bunga Anggrek Kantong ini dijual sekitar Rp 75.000,-. Pada bagian bawah bunganya menyerupai kantong dengan warna yang indah..

Referensi
  • BEM SI UNAND 2015.
Lainnya