Tag Archives: Pensi

Oleh-oleh Khas Maninjau

Biasanya, oleh-oleh khas Maninjau dan sekitarnya itu identik dengan olahan pensi, rinuak dan bilih. Rasanya?! Jangan ditanya, delicious...

Pensi

Makanan dari sebangsa kerang dalam ukuran kecil ini biasanya dijual dalam versi telah dimasak, ditumis dengan bumbu bersama kerangnya. Tapi, jika kamu hobi masak atau mau menambah koleksi resep dapurnya, bisa bikin sendiri, beli aja versi mentahnya. (Ntar saya posting resepnya).

Rinuak

Nah, rinuak ini sejenis ikan dengan ukuran yang sangat kecil dan tak bertulang. Beberapa olahan rinuak yang biasa dijual untuk dijadikan oleh-oleh, yaitu:

  • Keripik rinuak

 

  • Palai rinuak
Bilih

Bilih merupakan sejenis ikan dengan ukuran kecil, mungkin boleh dibilang sebangsa bada. Biasanya ikan dijual dalam versi digoreng, rasanya khas dan gurih.

Pensi

Pensi merupakan salah satu sumber makanan khas asal Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat; bisa diolah menjadi aneka masakan. Tak hanya memiliki rasa yang enak, pensi juga mempunyai gizi yang tinggi, kulitnya yang berbentuk kerang hitam berukuran kecil dan lebih tipis ini juga bisa digunakan sebagai bahan utama atau pelengkap berbagai bentuk kerajinan tangan.

Nah, saya akan berbagi tips kuliner maknyus dari pensi, cara bikinnya mudah banget, jadi kamu tidak perlu keder (alias enggak percaya diri) kagak bisa masak 😀

Gimana guys? Mudahkan 😉 Tapi, ada tapinya nih… Mentang-mentang enak, jangan sampai dikomsumsi berlebihan ya.. Karena, pensi juga mengandung kadar purin yang tinggi, nanti kamu bisa dapat penyakit asam urat lho.. atau lebih dikenal dengan Arthritis GOUT 😀 Selamat mencoba.. 😉

Pensi (Tumis)

  • Bahan:
    • Pensi yang masih bercangkang
    • Air hangat/panas
    • Air mineral / air matang
    • Garam secukupnya
    • Bawang merah
    • Bawang putih
    • Jahe
    • Beberapa helai daun jeruk
    • Daun sup + seledri
    • Merica bubuk
    • Minyak goreng
    • Beberapa batang serai
  • Alat:
    • Beberapa baskom (ukuran disesuaikan dengan banyak pensi).
    • Tirisan (seperti: tapisan, saringan, wadah berongga, dll).
    • Wadah penggorengan.
    • Wadah lainnya seperlunya.
  • Cara:
    • Seduh pensi dengan air panas hingga terendam seluruhnya.
    • Diamkan di dalam baskom beberapa saat sampai kulit pensi mulai agak menganga, bilas dan ulangi sekitar 2-3 kali.
    • Kupas bawang merah dan bawang putih, ambil isinya.
    • Bersihkan jahe dan semua bahan lainnya.
    • Siapkan bumbu: Giling/ulek beberapa suing bawang merah + bawang putih + jahe + daun jeruk + garam.
    • Iris bawang merah, potong kecil daun sup, seledri dan serai.
    • Panaskan minyak goreng secukupnya di atas wadah penggoreng, dengan api sedang.
    • Tiriskan pensi.
    • Tumis bawang merah hingga menguning, angkat dan letakkan di wadah terpisah. (Jika sudah kering dari kelebihan minyak, masukkan bawang goreng ke dalam kantong plastik atau wadah tertutup).
    • Tumis bumbu hingga matang, masukkan pensi, aduk merata.
    • Taburkan merica bubuk secukupnya, tambahkan garam halus (jika perlu).
    • Aduk hingga bumbu meresap dan kulit pensi mulai terbuka.
    • Matikan api kompor dan pensi siap dihidangkan.
    • Tambahkan bawang goreng sesuai selera.
  • Catatan:
    • Jika pensinya menghasilkan kuah yang banyak, tidak perlu dibuang. Kuah dari pensi (tumis) ini juga bisa diolah menjadi kuah sayur. Boleh dikatakan fungsinya beralih menjadi kaldu. Tinggal memanaskan kuahnya dan masukkan sayuran seperti bayam, wortel, atau jenis lainnya J