Arsip Tag: Pesisir Selatan

Air Terjun Mandeh

Air Terjun Mandeh terletak di kawasan Mandeh, Pesisir Selatan. Meskipun demikian, wisata alam yang satu ini tak sepopuler Puncak Mandeh yang terkenal sebagai Raja Ampat-nya Sumatra. Kebanyakan wisatawan baru mengetahui panorama rancak ini setelah diberitahu oleh warga setempat.
Akses ke lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, melewati Puncak Mandeh dengan menyusuri jalan baru sebelum pemukiman warga. Jalan tersebut bisa terlihat cukup jelas dari Puncak Mandeh, ikuti jalan itu sampai bertemu jalan yang kurang bagus. Kemudian, teruskan perjalanan hingga + 1 km dan kita akan menemukan jembatan. Bagi yang baru pertama kali melewati rute ini, tak usah bingung, jembatan ini mudah ditemukan dan satu-satunya mendekati lokasi air terjun.
Setelah memarkirkan kendaraan, cukup berjalan beberapa meter dari pinggir jalan dan bersiap-siap terpukau dengan keelokan alam yang masih asri. Air terjun yang tak terlalu tinggi itu menguraikan partikelnya dengan sangat indah, ademm… Batu alam nan kokoh turut menyemarakkan mahakarya dari sang pencipta, mengagumkan..

Selamat berpetualang!! Oya, seluruh informasi ini beserta dokumentasi dan sebagainya dishare oleh Firman pada 6 November 2015; dengan perubahan seperlunya ๐Ÿ™‚

Iklan

Pulau Cingkuak (Cingkuak Island)

Pulau Cingkuak

Pulau Cingkuak terletak di seberang Pantai Carocok, Pesisir Selatan. Akses kesini menggunakan Boat dengan ongkos Rp 10.000,-/orang. Nanti kita akan ditawari apakah ingin mengelilingi pulau atau langsung ke pulau. Jika kita memilih berkeliling, kita harus menambah ongkos kapal sebesar Rp 5.000,-/orang. Jika langsung, sekitar 5 menit sudah bisa menginjakkan kaki di Pulau Cingkuak. Uniknya, setelah turun dari kapal, kita tidak langsung menginjaki bibir pantai, tapi melewati tumpukan galon (seperti galon minyak) yang telah disusun rapi dan sangat aman.

Ombaknya tenang, kapalnya juga tenang, pemandangan sekitar luar biasa indah… Pasir putih nan elok menyambut dengan hangat ๐Ÿ™‚ Selain itu, disini terdapat aneka permainan yang siap menguji adrenalin, seperti: Jetski (Rp 100.000,-/orang), Donat Boat (Rp 25.000,-/orang) dan Banana Boat (Rp 20.000,-/orang).

Eits, disini juga banyak umang-umang, lho… ikan pantai dan juga kepiting kecil-kecil. Serru….!!! Namun, buat yangย hobbyย renang atau bersnorklingย ria, hanya boleh berenang di sayap kanan pulaunya saja. Sayap kiri memang lebih indah kelihatannya, tapi disini lagi banyak terumbu karang yang dibudidayakan, jadi tidak boleh diusik ๐Ÿ™‚

Selain tempat wisata, Pulau Cingkuak juga bernilai sejarah. Disini terdapat sisa-sisa Benteng Portugis. Penasaran?? Cus, kunjungi Pulau Cingkuak ๐Ÿ˜‰

Nah, dari sisi kiri pulau ini bisa terlihat Pulau Batu Naga yang kabarnya terdapat batu kepala naga disana. Konon, menurut dongeng tetua setempat, dahulunya Naga yang berasal dari Negeri Cina itu pergi ke Indonesia; karena suatu hal, ia mati dan menjadi batu, namun yang tertinggal hanyalah kepalanya. Tempat ituย juga dikenal sebagai Pulau Siput, karena mirip dengan siput yang sedang berjalan (Informasi dari Weni, 25/11/15).

Lainnya

Jembatan Akar (Aka Bridge)

Jembatan Akar

Seperti namanya, jembatan ini terbentuk dari pertautan 2 akar pohon yang saling berseberangan yang membentang di atas aliran Batang Bayang di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Diperkirakan, umur jembatan ini sekitar 100 tahun (BEM SI UNAND 2015).

Jembatan ini memiliki panjang + 25 meter dan semakin kuat seiring bertambahnya usianya. Konon, jembatan ini dibangun oleh seorang ulama bernama Pakih Sokan (BEM SI UNAND 2015).

Referensi
  • BEM SI UNAND 2015
Lainnya

Puncak Mandeh (Mandeh Top)

Puncak Mandeh

Objek wisata ini pernah dijuluki sebagai Raja Ampat-nya Sumatra. Terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. Lokasi ini dinamai Puncak Mandeh karena berdekatan dengan Desa Mandeh yang merupakan bagian tengah dari Teluk Carocok Tarusan. Dari puncak ini, tampak aneka pulau berpencar dihamparan laut nan biru. Langit yang cerah membiaskan warna yang cantik di permukaan laut. Udaranya sejuk.. Pepohonan disekitarnya melindungi kita dari silaunya cahaya matahari.

This is known by Raja Ampat of Sumatra, because they are alike. Mandeh Top located in Koto XI Tarusan Subdistrict, South Pesisir Regency, West Sumatra. The name is given because it is near Mandeh Village, the middle of Carocok Bay Tarusan. There is very beautiful place.

Referensi
  • BEM SI UNAND 2015.
Lainnya

Liburan Ke Pessel :)

Planing awal itu, kalau Unjut bontot libur, kita pergi jalan-jalan ke Great Wall di Bukittinggi (secara taon dulu batal). Tapi… tiba-tiba Unjut ngasi ide buat ke Bukit Langkisau?? Hm… Ok juga tuh, akhirnya deal. Eh, aji mumpung juga siIbu lagi di Padang, skalian deh ngajakin piknik ๐Ÿ˜€ Sayangnya… untuk kesekiankalinya Ayah ga bisa ikut, biasa… kerja, kerja & kerja!!! (My best daddy, we always proud of you, dad.. Chayo!!! ๐Ÿ˜‰ ) Yo wez… semoga ntar yang ke Great Wall jadi ngumpul sekeluarga, amiin.. (hee) Ups, kok jadi ngebahas Great Wall?! STOP! back to Pessel, OK ๐Ÿ˜‰

  • 09.30an Berangkat dari Padang (Tabing)
  • 10.55 Gerbang Pessel alias Pesisir Selatan ๐Ÿ˜€
DSC_0058_2
Gerbang Pesisir Selatan, yuhuuuu….
  • 11.10 Barung-barung Belantai
  • ……… Tarusan
  • ……… Ada bundaran (patung orang, ga tau nama bundarannya apa) belok kanan, lurus… eh taunya sampe di Pantai Carocok.. Setelah ditanya sama tukang parkirnya, ternyata di simpang sebelum ini belok kanan (yang ngedaki itu), disanalah Bukit Langkisau. Akhirnya, kita sampai juga di Bukit Langkisau, yuhuuu…. ๐Ÿ™‚ย Oya, disini kayak ada outbond-outbond gitu, saya tanyain sama tukang parkirnya kenapa ada tangga yang tinggi itu, ternyata bener itu buat flying fox, taunya…itu permainan cuma ada pas lebaran doang, walaaah,… penonton kecewa, pas lebaran kesini lagi dah kalau mau main.. ๐Ÿ˜€

Bukit Langkisau, Pesisir Selatan

Ini tempat parkirnya nih, bayar Rp 5.000,-
Ini tempat parkirnya nih, bayar Rp 5.000,-
  • ………. Abis menikmati indahnya Bukit Langkisau, sekaligus ngambil beberapa foto, sampe keranyapun ikutan narsis ๐Ÿ˜€
  • ……… Kita cus to Pantai Carocok… Waaah, yg ini ga kalah indahnya… cantik… ๐Ÿ™‚ Tapi eits… makan dulu, percuma dong udah belai-belain pagi-pagi bangun dan goro masak kalau nggak di santuang (bahasa Minangnya dimakan ๐Ÿ˜€ ). Kita makan di mobil aja, coz diluaran ga ada tempat yang bisa dikondisikan ๐Ÿ˜€ Hmmmm, yummy…. kenyaaaang…
  • ……….. Saatnya ke Pulau Cingkuak.
  • Oya, di Bukit Langkisau tadi kita kena parkir Rp 5.000,-. Di Pantai Carocok ini juga Rp 5.000,-; trus pas mau lanjut ke dalam juga bayar lagi Rp 5.000,-/orang, so kena Rp 25.000,- dah (Saya, Ibu, Unjut bontot, Unjut n partner). Cus ke Pulau Cingkuak dengan naik Boat seharga Rp 10.000,-/orang. Ntar empunya Boat bakal nawarin, kita maunya keliling itu pulau atau langsung aja; kalau keliling, kita nambah lagi bajet Rp 5.000,-/orang. Kebetulan kita setuju buat langsung aja, jadi sekitar 5 menitan kita udah nyampe. Ombaknya tenang, kapalnya juga tenang, pemandangan sekitar luar biasa indah… Pasir putih nan elok menyambut kami dengan hangat ๐Ÿ™‚ Udah gitu, ada aneka permainan yang siap menguji adrenalin lagi, seperti: Jetski (Rp 100.000,-/orang), Donat Boat (Rp 25.000,-/orang) dan Banana Boat (Rp 20.000,-/orang). Eits, entar dulu… Kita muter-muter pulau ini dulu yuk.. ๐Ÿ˜‰ Sambil jalan kita sortir Umang-umang, ikan pantai dan kepiting, hihi.. Serru….!!! Tapi bener juga apa kata Ibu dan Unjut, pulau ini ga seperti Pulau Angso Duo yang bisa dikelilingi gitu, walhasil kita ga terlalu jauh muternya dari tempat berhenti Boat tadi.. ๐Ÿ™‚ Sempat juga melengok ke sayap kirinya. Unjut bontot sempat kecewa, karena udah semangat 45 ngeganti baju buat renang, eh… dilarang sama bapak-bapak disana, katanya sebelah sini ga boleh renang, sayap kanan yang boleh, beeh… Padahal, dulu pas adek saya kesana sebelumnya, bebas aja berenang dimana kita suka. Ternyata, ya iyalah… disini banyak terumbu karangnya…. OK, kita apresiasi sikap bapak-bapak tadi ๐Ÿ™‚ Eh, taunya… ga berasa udah jam 3, kita mesti balik ke Pantai Carocok, coz mau go lagi ke Jembatan Aka ๐Ÿ™‚ Come on, guys…
  • 15.45 Next, go to Jembatan Aka (Aka itu bahasa Minang dari akar, jadi Jembatan akar).
  • ……… Pasar Baru
  • ……… Jembatan Aka, terletak di daerah Bayang. Suasananya adem banget… Akar pohonnya melilit hingga membentuk jembatan, unik…. Dihiasi sungai nan cantik, indahnya… Udah gitu bikin ademm… Abis foto-foto, kita pulang. Oya, buat masuk ke Jembatan Aka ini, kita bayar Rp 5.000,-/orang dan Rp 5.000,- untuk parkir ๐Ÿ™‚ Sebelum pulang, kita sempetin beli gorengan disana dulu, hm… enaknya…. perut jadi hangat dan kenyang… ๐Ÿ˜€
  • 17.42 Simpang Pasar Baru
  • 17.58 Masjid Taqwa Tarusan
  • 18.09 Padang 48 km
  • 18.21SMA Negeri 2 Tarusan
  • 18.47 Gerbang akhir Pessel
  • 19.07 Teluk Bungus
  • 19.12 Waaaa, ga berasa kita udah nyampe lagi di Padang, sekilas saya merasa melihat gerbangnya, ternyata bener… ๐Ÿ˜€ Capeeek… ngantuk juga, hoaaaahm…

 

NB:

Foto-foto itu ga cuma saya yang ngambil ya, tapi juga Unjut bontot, Unjut ‘n partner ๐Ÿ˜€ Ntar kena hak paten lagi, hahaha…