Tag Archives: Sumatera Barat

Pisang Kapik

Buat teman-teman yang sekarang lagi liburan ke Bukittinggi, jangan lupa nyicipin kuliner yang satu ini, namanya pisang kapik.

Apa itu pisang kapik?

Pisang kapik terbuat dari pisang batu yang dijepit dengan alat khusus.

Awalnya, pisang kepok dibakar dengan bara hingga matang dan biasanya agak sedikit gosong, kemudian dijepit dengan alat khusus dan dibubuhi dengan toping kelapa parut yang sudah diolah dengan gula merah.

Rasanya gimana?

Rasanya, jangan ditanya, enak!! Rasa khas pisang kepok yang dibakar bercampur manisnya toping kelapa.

Sebaiknya segera disantap selagi hangat.

Harganya?

Yang pasti, ekonomis!

Bisa dibeli dimana?

Pisang kapik menjadi salah satu kuliner teranyar di Pasar Atas Bukittinggi, terutama di dekat Jam Gadang (di sekitar puncak Janjang Gudang), di seberang Masjid Raya Bukittinggi, di gang menuju Los Lambuang.

Tidak hanya di Bukittinggi saja, pisang kapik juga bisa dibeli di Kota Padang: di Pasar Raya, tapi memang tak sekomplit di Pasar Atas Bukittinggi.

Gallery

Kamus Bahasa Minang-Indonesia

  • Pisang = Pisang
  • Pisang Batu = Pisang kepok
  • Baro = Bara
  • Kapik = Jepit
  • Kelapa = Karambia, karambie
  • Janjang Gudang = Nama sebuah jenjang yang menghubungkan area depan Hotel Jogja dengan Pasar Atas Bukittinggi
  • Saka = Gula merah
  • Los Lambuang = Nama sebuah tempat di Pasar Lereng, tempat kuliner yang didominasi oleh nasi kapau & katupek sayua
  • Pasa = Pasar

Rekomendasi Link

Referensi

  • Foto diambil dari Koleksi Album Photo Geni

Goya

Goya itu apa ya?! Sejenis stylekah? Atau.. nama orang?!

Hahaha, goya itu bahasa kite-nya pare di Indonesia atau pario di Minangkabau (Padang).

Apa sih bedanya? Apa sama saja?

Pare versi Jepang sedikit berbeda dengan pare di Indonesia. Jika di Indonesia rasanya pahit (bangett malah), di Jepang sedikit saja alias selayang. Lalu dari segi ukuran, goya lebih variatif, ada yang terbilang gede!

Belinya dimana?

Di Jepang, goya bisa ditemukan di berbagai supermarket. Harganya relatif. Dan, uniknya, ukurannya nyaris sama. Ternyata, menurut narasumber bernama Kenji san (7/8/2017), goya itu sebelum ditaruh di pusat perbelanjaan ada ketetapan ukurannya, tidak bisa terlalu kecil ataupun terlalu besar.

パスムパハン島

西スマトラのパダンに パスムパハン島が あります。この島は きれいです。青い海があります。そして、お客様も多いです。そこでピクニックをしたり、眉山に登ったり、シュノウケリング「snorkeling」やダイビング「diving」やボレービーチ「volley beach」やキャンプ「camping」をしたりし、楽しいです。これらだけでなく、ここで小さいモスクとかトイレとか入浴もあります。それで、ムスリムの方はお祈りできます。

パスムパハン島の近くには様々なきれいな島もあります。それはパガン島「Pulau Pagang/Pagang Island」やパムトゥサン島「Pulau Pamutusan/Pamutusan Island」やせくアイ島「Pulau Sekuai/Sekuai Island」です。その島はパスムパハン島の眉山の上が見えます。本当にきれいです。

どうやって行きますか。

パスムパハン島に行くとき、二つ方法があります。それは早い方法と普通な方法です。早い方法は普通な方法より最も安いですが、困った事もあります。例えば、道がちょっとあまりよくないです。

早い方法は、パダンからスンガイシピサン「Sungai Sipisang/Sipisang River」の海岸まで 乗り物で一時間 ぐらいかかります。海岸から パスムパハン島まで 小さい船で十分 ぐらいかかります。船の チケットは 六万ルビアです。そうして、パスムパハンの チケットは 一万五千 ルビアです。ベックペッカー「Backpacker」にとって、この方法は難しいですが、おもしろいです。

スンガイシピサン前に、色々なパダンレストラン「Rumah Makan Padang」があります。もし、お弁当を持っていけませんので、その所でナシブンクス「Nasi Bungkus」を買えます。美味しいです。これだけでなく、カンプンニアス「Kampung Nias」の景色も見えます。広い水田があります。

普通な方法は、バケーションパッケージ「vacation package」みたいです。パダンから乗り物でチャロチョック海岸とかカロリン海岸までに行きます。その乗り物は、例えば、アンコット「angkot」です。アンコットと言うのは特別なパダンの乗り物という意味です。他には、自分の車やバイクに行けます。それから、その海岸からパスムパハン島まで船で行きます。様々な値段があります。ガイド「guide」の方もいます。

皆様、旅行時、パスムパン島に 行きましょうか。

写真

Green House ‘Lezatta’

Nuansa serba hijau ini terletak di Jl. Bukittinggi-Payakumbuh, km 9.5, Baso, Kab. Agam-Sumatera Barat.

Dari Kota Bukittinggi, Green House ini berada di sebelah kiri sebelum SPBU Baso. Akses ke lokasi terbilang mudah, hanya dengan menaiki transportasi umum, yaitu angkot biru muda dari Aur Kuning.

Perjalanan menuju Lezatta membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Insert untuk pengunjung dewasa Rp 10.000,- dan anak-anak Rp 5.000,-.

Referensi

  • Seluruh info berikut dokumentasi dishare oleh Geni pada 5 Desember 2016.

Gallery

Kerupuk Kuah

In West Sumatra (Indonesia), it’s called Karupuak Kuah. This is a very delicious culinary. You can found it in Taplau Purus, Padang, West Sumatra-Indonesia. 

Bagi pecinta makanan tradisional, pasti sudah tidak asing lagi dengan jajanan renyah yang satu ini, namanya kerupuk kuah (karupuak kuah). Terbuat dari kerupuk ubi yang digoreng dan kemudian dioleskan kuah sate atau gulai bukek.

Dahulunya, kerupuk ini hanya dinikmati bersama kuah begitu saja. Namun, semakin kesini, mulai  variatif, salah satunya dibubuhi dengan mie goreng.

Nah, di Sumatera Barat, jajanan favorit ini biasanya mudah ditemukan di berbagai tempat, terutama lokasi-lokasi objek wisata. Salah satunya, di Taplau (tapi lauik) Pantai Purus, Padang. Disini dijual Rp 5.000,-/porsi.

Jajanan tradisional ini memang terlihat tipis dan ringan, tapi bikin kenyang.

Referensi

  • Informasi ini dishare oleh Geni pada 30 November 2016.

Gallery

Lain-lain

Pantai Air Manis

Pantai Air Manis terletak di Kelurahan Aie Mani, Kecamatan Padang Selatan, Padang-Sumatera Barat. Perjalanan ke lokasi memakan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota.

Biasanya, para wisatawan mengunjungi pantai ini untuk melihat Batu Malin Kundang, sebuah batu yang menjadi icon anak durhaka. Batu berwujud seorang laki-laki berpakaian adat Minangkabau ini bersujud di pinggir pantai diantara batu lain yang menyerupai pecahan kapal.

Legenda Batu Malin Kundang menjadi salah satu cerita rakyat yang terkenal dari Sumatera Barat. Didalamnya tersirat pesan moral yang sangat penting. Bercerita tentang seorang pemuda Minangkabau (suku penduduk Sumatera Barat) yang merantau untuk memperbaiki nasibnya. Namun, setelah sukses, sang anak tidak mau mengakui ibunya. Kesedihan yang mendalam akhirnya membuat si ibu mengutuk sang anak menjadi batu.

Sayangnya, Batu Malin Kundang yang asli telah dimakan zaman, sebagai dampak dari abrasi pantai (terkikis oleh ombak). Tapi, pengunjung tidak perlu kuatir, icon moral ini masih bisa dilihat sebagai hasil replikasi dari yang asli.

Di pantai air manis juga bisa dinikmati keelokan Pulau Pisang Ketek dan Pulau Pisang Gadang. Saat air laut surut, pengunjung bisa menyeberang hanya dengan berjalan kaki ke Pulau Pisang Ketek.

Berlibur menjadi semakin menyenangkan dengan fasilitas penunjang lainnya. Disini tersedia rental ATV (All Terrain Vehicle) dalam pilihan matic atau manual. Motor ini bisa disewa seharga Rp 50.000,-/30 menit.

Referensi

  • Semua informasi berikut dokumentasi dishare oleh Geni.

Rumah Pohon

Di Sumatera Barat, rumah pohon menjadi salah satu destinasi yang cukup populer dikalangan wisatawan. Tidak hanya keelokan nuansa alamnya, tetapi juga fasilitas pendukungnya, seperti outbond. Objek wisata ini berlokasi di Laiang, Kabupaten Solok.

Nah, belakangan ini, di tempat yang berbeda, muncul sebuah lokasi baru yang juga bernama rumah pohon. Wisata ini mulai populer meskipun belum diresmikan.

Rumah pohon yang dimaksud terletak di Nagari Batang Anai, Padang Pariaman. Bila cuaca cerah, bisa terlihat BIM (Bandara International Minangkabau) dan hamparan laut luas nan rancak. Selain itu, view pesawat landing atau take off-pun juga terlihat dengan apik.

Akses ke lokasi dari BIM dengan sepeda motor memakan waktu sekitar 1 jam. Insert (biaya masuk) Rp 3.000,-. Waktu yang tepat untuk berwisata tentunya disaat cuaca cerah; karena ketika hujan, biasanya pemandangan sekitar akan tertutup oleh kabut.

Referensi

  • Semua informasi berikut dokumentasi dishare oleh Geni pada 13 Oktober 2016.

Monumen Merpati Perdamaian

Origami merupakan seni melipat kertas yang sangat terkenal dari negeri Sakura alias Jepang. Namun, kali ini, dengan makna yang sama tapi berbeda cara, layaknya burung merpati sebagai lambang perdamaian, sebuah origami berbentuk merpati diabadikan menjadi Monumen Perdamaian Merpati di Padang kota tercinta.

Maknanya, perdamaian itu didapat dari proses bertahap, dibentuk dengan penuh kesabaran dan ketekunan. Namun, sepertihalnya origami, perdamaian mudah dirusak, jadi agar tetap merasakan keindahannya, harus tetap dijaga.

Tugu ini menjadi dedikasi dari Angkatan Laut, diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 April 2016 di Kota Padang. Berlokasi di pinggiran Pantai Purus, tidak hanya memberi pengunjung keuntungan untuk mengabadikan moment di tugu ini saja, tetapi juga menikmati keindahan pantai nan elok.

Akses ke lokasi sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi, seperti: motor. Karena, tidak ada transportasi umum yang melewati kawasan ini.

Kalaupun ada, transportasi yang tersedia hanya sampai di daerah Purus saja, yaitu angkot (angkutan kota); seperti: angkot berwarna orange jurusan Lubuk Buaya (Lubay) ke Pasar Raya, atau angkot berwarna putih dari Tabing/Singgalang/Labor. Ongkos relatif berkisar Rp 4.000,-; tergantung harga BBM. Selanjutnya, untuk ke lokasi, bisa menaiki ojek (jika ada) atau dengan memesan taxi.

Gallery

Referensi

  • Informasi berikut dokumentasi di share oleh Geni pada 6 Oktober 2016.

Pelabuhan Teluk Bayur

Pelabuhan Teluk Bayur terletak di Kota Padang, Sumatera Barat. Pelabuhan ini dikenal sebagai tempat menepinya kapal barang dari dan ke Sumatera Barat.

Pelabuhan legendaris yang dahulunya bernama Pelabuhan Emmahaven ini dibangun sejak zaman kolonial Belanda, sekitar tahun 1988 s/d 1893. Pelabuhan ini multi fungsi, sebagai tempat transit antar pulau dan gerbang ekspor-impor barang dari dan ke Sumatera Barat.

Hingga Perang Dunia II, pelabuhan ini masih menjadi salah satu dari lima pelabuhan paling fungsional di Indonesia. Namun, seiring berkembangnya Singapura sebagai pelabuhan transit dan Selat Malaka sebagai alur pelayaran, aktifitas di Pelabuhan Teluk Bayur menjadi menurun.

Saat ini, pelabuhan ini dikelola oleh BUMN. Sejak ditetapkan sebagai Pelabuhan Kelas I, berbagai fasilitas disediakan sesuai standar ISO 9002 (wikipedia.org, 2016).

Gallery

Senja Di Pelabuhan Teluk Bayur

Referensi

wikipedia.org. Pelabuhan teluk bayur. Diakses pada 2 Oktober 2016.

Es Campur

Bagi penikmat jajanan es, kudu nyobain minuman yang satu ini. Namanya es campur, bisa dibeli diberbagai tempat di Sumatera Barat. Rasanya maknyus dengan kombinasi cendol, potongan agar-agar, potongan pokat dan pepaya, tape, es serut, gula, roti, dan bahan lainnya; fresh dan tentunya ekonomis!

Minuman ini biasa ditemukan di tempat jualan sate ataupun bakso. Salah satunya, di Pasar Bawah, Kota Bukittinggi.

Sekilas jika dilihat dari bentuk dan kombinasinya, jenis es ini hampir mirip dengan es tebak. Namun, ada sedikit perbedaan rasa yang lumayan unik. Tidak hanya itu, cara pembuatan ataupun penyajiannya juga cukup berbeda.

私の町 (Kotaku)

私の 町は 西スマトラの バダンです。バダンは あつい 町ですが、きれいな 町です。バダン料理で 一番 有名な 食べ物が レンダンです。レンダンは からいですが、おいしい です。レンダンの ねだんは 一万四千 ぐらい ルビアです。そして、デンデンバラドも あります。この 食べ物は おいしいです。ねだんは 二万 ぐらい ルビアです。

私の 町に パスムパハンしまが あります。パスムパハンしまは きれいな しまです。そして、おきゃくさんが 多いです。パターンから かいがんまで 一時間 かかります。そして かいがんから パスムパハンしままで 十分 かかります。ふねの チケットは 六万ルビアです。でも、パスムパハンの チケットは 一万五千 ルビアです。

みなさん、ひきなとき、ぜひ パターンへ いっしょうに 行きませんか。

ノラ(9くみ)、2016年1月8日金曜日

Kotaku adalah Padang, Sumatera Barat. Padang kota yang (bercuaca) panas tapi indah. Masakan yang paling terkenal adalah rendang, pedas tapi enak, harganya sekitar Rp 14.000,-. selanjutnya ada juga dendeng balado, rasanya enak dengan harga sekitar Rp 20.000,-.

Di kotaku, ada Pulau Pasumpahan yang indah dan ramai didatangi pengunjung. Dari Padang hingga ke pantai memakan waktu sekitar 1 jam. Kemudian, dari pantai ke Pulau Pasumpahan menempuh waktu 10 menit. Tiket kapal Rp 60.000,- dan tiket masuk pulau Rp 15.000,-.

Jika ada waktu luang, ayok ke Padang bareng-bareng.. 😉

Pantai Carocok (Carocok Beach)

Pantai Carocok

Pantai Carocok terletak di Pesisir Selatan. Akses kesini sekitar 15 menit dari Bundaran (dengan mobil), belok kanan (dari arah Kota Padang), lurus hingga Pantai Carocok. Biaya parkir (mobil) Rp 5.000,- dan tiket masuk Rp 5.000,-/orang. Buat yang ingin melihat keelokan Pulau Cingkuak, bisa menaiki Boat dengan ongkos Rp 10.000,-/orang.

Nah, ada yang menarik di pantai ini.. Dibaliknya terdapat Batu Kereta yang bisa diakses dengan mengelilingi sisi pantai  menggunakan Boat. Namun, selang waktu yang lalu, lokasi ini telah dipagari dengan alasan keamanan (Info dari Weni, 25/11/2015).

Lainnya

Sungai Janiah

Sungai Janiah.. sebuah nama tempat yang cukup familiar dengan keelokan tempat wisatanya dan juga cerita rakyatnya. Terletak di Kec. Baso, melalui jalur Bukittinggi-Payakumbuh (belok ke kiri), sekitar setengah jam dari Terminal Aur Kuning dan 15 menit dari simpang plang Kolam Ikan Sakti (dengan kendaraan bermotor). Sementara untuk menuju ke kolam, kita melewati gerbang mesjid (masuk kawasan mesjid), tepat di belakang mesjid. Insert masuk untuk dewasa Rp 3.000,- dan anak-anak Rp 2.000,-. Parkir kendaraan (motor) Rp 2.000,-.
Disini terkenal dengan legenda ikan sakti dengan ukuran besar yang konon hanya muncul sekali dalam setahun (saat lebaran Idul Adha). Ini berdasarkan kisah turun-temurun tentang sepasang saudara “Buyung & Upik” yang tak mengindahkan nasihat ibunya yang pada akhirnya berbuah penyesalan.
Di kolam ini terdapat banyak jenis ikan dengan beragam ukuran. Pengunjung diperbolehkan memberikan ikan makanan berupa pensi mentah, atau lainnya.
Jajanan favorit disini adalah kerupuk kuah, kerupuk ubi yang dibubuhi kuah sate, kadang ada yang ditambahkan mie hun goreng. Selain itu juga ada pensi (yang telah ditumis), makanan ringan, dll.
Bagi petualang yang ingin memacu adrenalin, tentunya punya keberanian dan keahlian panjat tebing, bisa menikmatinya disini. Tak jauh dari kolam, berdiri kokoh tebing yang tidak terlalu curam dan biasa dimanfaatkan oleh para pemanjat tebing yang tak ingin melewatkan indahnya view Baso dari ketinggian.

Referensi

Geni via interview pada 10 Agustus 2015.

Olha Chayo

Gunuang Padang

Untuk kesini, dari Pasar Raya Padang, kita bisa menaiki angkot berwarna biru tua (dongker) dengan kode 404 Palinggam di Terminal antara Gedung Balai Kota Padang dan Polresta Padang. Perjalanan dengan angkot memakan waktu sekitar 15-20 menit dengan rute Pasar Raya – belok kanan ke Imam Bonjol – belok kiri di Grand Zuri Hotel – belok kanan di simpang yang ada plang SMP PGRI 4 – Seberang Padang Selatan – Jl. Raya Seberang Palinggam (melewati SMPN 35 Padang, Masjid Darussalam Seberang Palinggam) – Jl. Kampung Batu (melewati Jembatan Siti Nurbaya, Masjid Nurul Huda – Objek Wisata Gunuang Padang.

Tiket masuk untuk Dewasa Rp 5.000,- dan Anak-anak Rp 3.000,-. Buat yang sudah terbiasa mendaki atau hiking, membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk sampai dipuncak; buat pemula bisa memakan waktu lebih dari sejam. Disini dapat dilihat indahnya view laut menjelang sampai puncak, ada Benteng Jepang dan meriam peninggalannya, makam Siti Nurbaya, view Pantai Air Manis dan Kota Padang. Beberapa titik menyediakan tempat rehat yang dilindungi oleh pepohonan rindang, sejuk.. Jadi, tak perlu khawatir jika kelelahan atau mencari tempat yang nyaman untuk makan.

Berbeda dengan naik ke puncak, menuruni jenjang-jenjang itu terasa lebih mudah. Saya rasa, bagi pemula sekalipun, cukup membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk sampai di gerbang kembali.

Sayangnya, angkot kesini gampang-gampang mudah menunggunya. Boleh dikatakan mudah diwaktu siang (jam anak sekolahan pulang).

Waktu yang bagus untuk ke Gunuang Padang adalah sore hari, biar cuaca tidak terlalu terik.